Lapas Gorontalo Mempererat Silaturahim WBP lewat Festival Walima

Rabu, 09 Sep 2026, 23:32 WIB

Gorontalo - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo mempererat silaturahim warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui Festival Walima dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo Junaidi Rison di Gorontalo, Rabu, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah bagi warga binaan untuk menunjukkan kreativitas melalui lomba menghias tolangga.

Ket. Foto: Ketua Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Gorontalo Nyonya Junaidi Rison saat melakukan penilaian Tolangga dalam Festival Walima di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo, Rabu (9/9/2026). — Sumber: Antara

"Kegiatan ini menjadi bagian integral dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo," kata dia.

Melalui program pembinaan tersebut, Lapas Kelas IIA Gorontalo berupaya mempersiapkan warga binaan untuk kembali dan diterima dengan baik di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

Ia mengatakan Festival Walima juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan kekeluargaan di antara warga binaan, petugas, serta keluarga.

Ia mengapresiasi antusiasme dan sportivitas warga binaan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Ia mengaku bangga melihat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Festival Walima tahun ini diikuti warga binaan dari seluruh blok hunian dengan 14 tolangga hias yang diperlombakan.

Dalam proses pembuatannya, warga binaan bahu-membahu dan menunjukkan kreativitas terbaik dalam menghias tolangga, yang merupakan wadah khas masyarakat Gorontalo untuk menyajikan kue walima.

Proses pembuatan tolangga tersebut juga melibatkan keluarga warga binaan yang datang berkunjung ke Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Menurut dia, keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan sekaligus memperkuat hubungan mereka dengan lingkungan masyarakat.

Selain warga binaan dan keluarga, kegiatan tersebut juga melibatkan Dharma Wanita Lapas Kelas IIA Gorontalo.

Pihak lapas turut menyediakan hadiah bagi para pemenang lomba menghias tolangga sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi warga binaan untuk terus mengembangkan kreativitas.

Junaidi mengatakan Festival Walima bagian dari tradisi keagamaan masyarakat Gorontalo dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang turut dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo.

"Selain menjaga kelestarian tradisi lokal dalam memperingati Maulid Nabi SAW, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi warga binaan untuk mengasah kreativitas serta mempererat silaturahmi antara WBP, petugas, dan keluarga warga binaan," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.