- Home
-
- Luar Negeri
-
- IOM: Pertikaian Terbaru di...
IOM: Pertikaian Terbaru di Yaman Sebabkan 20.000 Orang Mengungsi
Rabu, 09 Sep 2026, 02:20 WIBJENEWA - Pertempuran yang kembali berkobar antara milisi Houthi yang didukung Iran dan pasukan propemerintah di Yaman barat daya, telah memaksa hampir 20.000 orang mengungsi dari rumah mereka, kata Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Selasa (8/9).
Pekan lalu, milisi tersebut melancarkan serangan baru yang menargetkan daerah-daerah yang berbatasan dengan Selat Bab al-Mandab, sebuah gerbang menuju Laut Merah yang telah memperoleh signifikansi sejak Iran memblokir Selat Hormuz dalam perang Timur Tengah yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Bentrokan telah menewaskan lebih dari 300 orang sejak Kamis (3/9) lalu, memaksa banyak keluarga mengungsi, menurut sumber dari kedua belah pihak yang berbicara kepada AFP.
âKami sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di Pantai Barat Yaman, yang hingga kemarin telah menyebabkan lebih dari 18.500 orang mengungsi,â kata Abdusattor Esoev, kepala misi IOM di Yaman.
Badan PBB tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jumlah pengungsi meningkat setiap jamnya karena orang-orang terus berdatangan ke lokasi pengungsian.
Kelompok Houthi telah berperang dengan pemerintah sejak tahun 2015 dalam konflik yang telah menewaskan ratusan ribu orang, sementara jutaan orang mengungsi dalam apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia. SB/AFP/I-1
- Laut Merah
- Yaman
- Houthi
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Spanyol Siaga Hadapi Ancaman Migrasi Massal Lanjutan
-
Matheus Fornazari Ingin Cetak Banyak Gol untuk PSS Sleman
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp20.000 Jadi Rp2.710.000 per Gram
-
Gedung Putih Izinkan Lagi TikTok di Perangkat Pemerintah AS
-
Warga Temanggung Kurang Mampu Bisa Dapat Bantuan Kesehatan Rp2,4 Juta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.