Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arahkan Kenaikan Belanja ke Sektor-Sektor Pengungkit Ekonomi

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 03:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Ia menegaskan keberhasilan belanja vokasi harus diukur berdasarkan hasil akhirnya. Indikatornya antara lain jumlah peserta yang memperoleh pekerjaan, mengalami peningkatan produktivitas, atau mampu membuka dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.

“Jangan berhenti pada berapa orang yang dilatih dan berapa sertifikat yang diterbitkan. Pemerintah perlu melihat apakah setelah pelatihan mereka benar-benar bekerja, produktivitasnya meningkat, atau usahanya berkembang,” kata Rommy.

Di DIY, kebutuhan vokasi dapat dipetakan berdasarkan karakter masing-masing wilayah. Kota Yogyakarta dan Sleman, misalnya, membutuhkan tenaga di bidang layanan pariwisata, teknologi informasi, animasi, dan produksi konten digital. Sementara Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul memiliki kebutuhan penguatan keterampilan di bidang kriya, pengolahan pangan, pertanian, serta usaha berbasis potensi lokal.

Program pemagangan juga harus dirancang sebagai proses pembelajaran di tempat kerja, bukan sekadar menempatkan siswa atau peserta pelatihan di perusahaan. Karena itu, perusahaan perlu memiliki pelatih tempat kerja yang mampu membimbing peserta berdasarkan target kompetensi yang jelas.

Dorong Pertumbuhan

Dosen Magister Ekonomi Terapan Universitas Katolik Atma Jaya, YB. Suhartoko menegaskan, kunci utama bukan hanya besarnya belanja, melainkan efektivitasnya dalam mendorong pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja.

Suhartoko menjelaskan, pengeluaran pemerintah memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan sebagai penjaga stabilitas perekonomian.

“Pada situasi perekonomian bergairah dan inflatoir, pemerintah harus melakukan kebijakan kontraktif untuk mengerem pertumbuhan ekonomi yg sangat tinggi yg menimbulkan inflasi tinggi. Sebaliknya dalam situasi perekonomian lesu pemerintah melakukan kebijakan ekspansif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tinggi dan penyerapan tenaga kerja,” kata Suhartoko

Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan peran pemerintah sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi tinggi dan penyerapan tenaga kerja.

Masalahnya ada dua persoalan besar dalam kebijakan fiskal di tengah tingginya pengeluaran dan terbatasnya penerimaan negara. Pertama, perlunya perencanaan strategis dan masif dalam mengatasi persoalan volatilitas perekonomian. “Terkuncinya beberapa pengeluaran APBN, mau tidak mau ruang fiskal untuk mempengaruhi perekonomian juga terbatas,” jelasnya.

Persoalan kedua adalah rendahnya efektivitas penyerapan anggaran. Suhartoko menyoroti kebiasaan realisasi anggaran, terutama di daerah, yang sering menumpuk di akhir tahun.

“Berdasarkan histori realisasi penyerapan anggaran, terutama daerah, seringkali dilakukan menjelang akhir tahun, ini menunjukkan strategi, monitoring dan evaluasi tidak efektif, sehingga dampak multipliernya rendah. Di sinilah APBN dan APBD masih berkutat persoalan persoalan teknis,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Daerah
Delapan Bulan Terjadi 719 K...
Daerah
DPRD Dompu Sahkan APBD Peru...
Olahraga
Tumbangkan Wakil China, Leo...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.