US Open: Alcaraz Lolos ke Perempat Final, Laga Sengit Lawan Shelton Menanti
Selasa, 08 Sep 2026, 00:08 WIBNEW YORK â Carlos Alcaraz semakin mendekati performa terbaiknya setelah memastikan tiket ke perempat final US Open. Petenis Spanyol yang berstatus juara bertahan itu tampil meyakinkan saat menundukkan Tommy Paul tiga set langsung, Senin (7/9), sekaligus membuka jalan menuju duel panas melawan Ben Shelton.
Alcaraz, unggulan kedua, menang 6-4, 6-3, 6-4 atas Paul yang menjadi unggulan ke-20. Pertandingan tersebut menjadi ujian terberat Alcaraz sejak kembali beraksi setelah harus menepi akibat cedera pergelangan tangan kanan pada April lalu.
Namun, di Arthur Ashe Stadium, Alcaraz menunjukkan bahwa performanya terus meningkat. Ia mencatat 33 winner dan bergerak sangat lincah di seluruh penjuru lapangan dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 20 menit.
"Saya bermain dengan permainan saya sendiri," ujar Alcaraz. "Tommy adalah pemain yang sangat berbakat. Pukulannya sangat berbahaya dan terkadang sangat sulit mengontrol bola ketika datang kepada Anda."
Alcaraz mengaku sejak awal telah mempersiapkan diri untuk pertandingan yang berlangsung ketat. "Saya hanya berusaha siap untuk bertarung dan mencoba bermain agresif sepanjang waktu," katanya.
Alcaraz mendapatkan break pertama pada gim terakhir set pembuka setelah kedua pemain bersaing ketat. Setelah itu, kendali pertandingan berada di tangan petenis berusia 22 tahun tersebut. Ia dua kali mematahkan servis Paul pada set kedua dan kembali mendapatkan break pada awal set ketiga.
Paul sempat mendapatkan peluang untuk bangkit pada gim terakhir ketika Alcaraz harus menghadapi dua break point. Namun, sang juara bertahan mampu keluar dari tekanan. Ia menyelamatkan peluang pertama sebelum menutup peluang kedua melalui forehand volley menyilang yang dilanjutkan dengan forehand winner.
Alcaraz kemudian hanya membutuhkan satu match point untuk mengakhiri pertandingan.
"Saya sangat senang dengan penampilan hari ini," ujar Alcaraz.
Di perempat final, Alcaraz akan menghadapi Shelton, petenis Amerika Serikat yang tengah berada dalam performa terbaik.
Shelton melaju setelah menghancurkan Stefanos Tsitsipas dengan kemenangan telak 6-2, 6-3, 6-4. Berbeda dengan tiga pertandingan sebelumnya yang harus dilalui dalam empat set, kali ini Shelton hanya membutuhkan satu jam 52 menit.
Ia tampil agresif dengan melepaskan 12 ace dan yang paling mengesankan, tidak sekalipun menghadapi break point.
"Saya memainkan pertandingan yang lengkap dari awal hingga akhir," kata Shelton.
Petenis Amerika itu pun tak sabar menghadapi Alcaraz. Ia memberikan pujian tinggi kepada sang juara bertahan yang baru kembali dari cedera.
"Menurut saya, level permainan yang dia tunjukkan benar-benar mengesankan. Tidak bermain selama lima bulan, kemudian melakukan apa yang sudah dia lakukan di turnamen ini, itu seperti manusia super," ujar Shelton.
Shelton bahkan memprediksi duel mereka akan berlangsung spektakuler. "Saya pikir pertandingan Selasa malam akan menjadi pertunjukan kembang api," katanya.
Di sektor putri, Aryna Sabalenka juga menjaga peluang mencatat sejarah dengan meraih gelar US Open untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Petenis Belarusia tersebut mengalahkan petenis Amerika Serikat Taylor Townsend 6-4, 6-3 untuk mengamankan tempat di perempat final.
Sabalenka yang juga mempertaruhkan posisi nomor satu dunia di New York selanjutnya akan menghadapi unggulan keenam asal Ceko, Linda Noskova.
Noskova melangkah ke delapan besar setelah mengatasi perlawanan petenis Ukraina Marta Kostyuk 7-5, 5-7, 6-4.
Sabalenka harus mengerahkan seluruh kemampuannya menghadapi Townsend. Permainan agresif Townsend, termasuk pengembalian servis keras dan kemampuannya bermain di depan net, sempat membuat Sabalenka kesulitan. Set pertama bahkan dibuka dengan lima break servis.
Namun, kekuatan dan akurasi Sabalenka akhirnya menjadi pembeda. Setelah tertinggal 1-3 pada set kedua, ia bangkit dengan memenangkan lima gim secara beruntun untuk memastikan kemenangan.
"Saya hanya berusaha tetap fokus pada diri sendiri dan bermain bukan hanya poin demi poin, tetapi bola demi bola," kata Sabalenka. "Saya senang bisa membalikkan keadaan pada set kedua."
Noskova sendiri membutuhkan enam match point sebelum akhirnya menyingkirkan Kostyuk. Dua peluang untuk menutup pertandingan sebelumnya gagal ia manfaatkan pada set kedua.
"Saya lebih dari sekadar lega. Pertandingan ini sangat berat, terutama secara emosional, bukan secara fisik," ujar Noskova.
Frances Tiafoe turut memastikan tempat di perempat final setelah menundukkan mantan juara US Open, Daniil Medvedev.
Unggulan ke-11 itu menang 7-6 (7-1), 6-4, 7-6 (8-6). Tiafoe, yang dua kali mencapai semifinal US Open di Flushing Meadows, tampil tenang pada momen-momen krusial.
"Pertandingan yang luar biasa. Saya bermain bagus ketika memang dibutuhkan," kata Tiafoe.
Di perempat final, Tiafoe akan menghadapi rekan senegaranya, Alex Michelsen. Michelsen sebelumnya mengalahkan petenis Argentina Tomas Martin Etcheverry 7-6 (8-6), 6-4, 6-4.
Sementara itu, unggulan ketiga putri, Jessica Pegula, juga melanjutkan langkah petenis Amerika Serikat. Pegula mengalahkan petenis Rumania Sorana Cirstea 6-3, 6-4.
Pegula menjadi salah satu pemain yang masih memiliki peluang menggusur Sabalenka dari posisi nomor satu dunia di New York.
Di perempat final, Pegula akan berhadapan dengan kompatriotnya, Emma Navarro, yang sebelumnya menyingkirkan Anna Kalinskaya 6-4, 6-2.
- Carlos Alcaraz
- Ben Shelton
- US Open 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
BUMN Siap Melantai, Danantara Bidik Dana Pasar Modal
-
Menaker Buka Pemagangan Nasional 2026
-
Denmark-Italia Layangkan Protes Keras Imigran Ilegal Eropa Sudah Tak Terkendali
-
Bertani dengan Cerdas, Pemprov Jatim Latih Petani Teknik Pengendalian Hama Ramah Lingkungan
-
Bea Cukai Langsa Gagalkan Penyelundupan Moge, Polda Kepri Ungkap Penyelundupan 51 Ayam Bangkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.