Karhutla Dekat IKN Capai 458 Hektare
Selasa, 08 Sep 2026, 03:27 WIBBalikpapan - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penanganan serius terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, agar kebakaran tidak meluas hingga zona inti kawasan tersebut.
Prabowo meminta penguatan aset penanganan karhutla, termasuk mengerahkan lebih banyak sarana pemadaman untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran di sekitar IKN.
âKebakaran yang dekat IKN itu harus diperhatikan dan mungkin kita harus kerahkan aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti,â kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan bencana secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9), sebagaimana dipantau melalui tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.
Instruksi tersebut disampaikan setelah Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto melaporkan adanya karhutla di kawasan IKN, tepatnya di Bukit Soeharto, dengan luas mencapai 458 hektare.
âDi IKN, Kalimantan Timur, di kawasan IKN Bapak Presiden, di Bukit Soeharto ada 458 hektare,â kata Suharyanto.
Menurut Suharyanto, kebakaran di kawasan tersebut masih dalam proses penanganan dengan melibatkan Satuan Tugas Darat dan dukungan helikopter water bombing. âIni sedang proses penanganan, kami pun bantu dengan Satgas Darat dan Heli WB (water bombing) ke sana,â ujarnya.
Penanganan karhutla di sekitar IKN menjadi perhatian karena kawasan tersebut merupakan wilayah strategis yang tengah dikembangkan sebagai pusat pemerintahan Indonesia. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan kebakaran tidak meluas dan mengancam kawasan inti IKN.
Selain penanganan di sekitar IKN, Suharyanto melaporkan kepada Presiden bahwa sekitar 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas di Sumatera dan Kalimantan telah berhasil dipadamkan.
Enam provinsi tersebut yakni Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Jambi. Operasi darat dan udara gabungan telah memadamkan 71.069,65 hektare lahan gambut dari total 72.009,10 hektare yang terbakar.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 939,45 hektare lahan yang menjadi sasaran penanganan. Pemadaman terhadap sisa area tersebut terus dilakukan.
Suharyanto mengatakan penanganan kebakaran lahan gambut menghadapi tantangan karena titik api baru masih dapat muncul. Api yang sebelumnya telah dipadamkan juga berpotensi kembali menyala karena karakteristik lahan gambut.
Untuk memperkuat penanganan bencana, Prabowo juga meminta Suharyanto berkoordinasi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengenai penempatan helikopter berat jenis Chinook. Ant/and
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Andes
Berita Terkait:
-
Ada Lonjakan Tinggi, BPS: Kunjungan Wisman ke NTT Capai 29.152 Orang pada Juni 2026
-
Airlangga Naikkan Target KUR, Kredit UMKM Rp2.000 Triliun Dipertaruhkan
-
BPBD Lebak Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan, 90 Desa Terdampak
-
Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas
-
Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.