Harga Pangan Jadi Sorotan, Pemerintah Siapkan Dana Jumbo untuk Bantuan Beras

Selasa, 08 Sep 2026, 18:40 WIB

JAKARTA – Anggaran program bantuan beras menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi daya beli masyarakat.

Dukungan anggaran yang memadai diperlukan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung tepat sasaran dan berkelanjutan, terutama bagi masyarakat yang rentan terhadap kenaikan harga pangan.

Ket. Foto: Ilustrasi-Warga penerima bantuan membawa beras sebanyak 20 kilogram saat penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA FOTO/ Arif Firmansyahbar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mempersiapkan anggaran sebesar Rp17 triliun untuk bantuan beras kepada 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu sepanjang kuartal empat (Q4) tahun 2026.

“Anggarannya sekitar Rp17 triliun (untuk bantuan beras selama tiga bulan),” kata Menko Airlangga dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/9).

Menurut dia, hal ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersiapkan berbagai program bantuan untuk masyarakat.

Bantuan yang akan dilanjutkan hingga Oktober, November dan Desember 2026 ini diberikan kepada 33,2 juta keluarga kategori desil 1 sampai dengan desil 4 sebanyak 10 kilogram untuk per keluarga per bulan.

Kendati demikian, penyaluran bantuan beras tahap kedua, yang dijadwalkan rampung pada September 2026, dilakukan dengan sistem rapel sehingga penerima bantuan menerima 30 kilogram beras sekaligus pada bulan ini.

“Ya jumlahnya tetap per kuartal 30 kilogram dan biasanya paketnya 10 (kilogram). Tetapi kemarin dari Menko Pangan (Zulkifli Hasan) mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kilogram. Nanti itu tentu teknisnya dari Bulog, jadi bisa juga disekaliguskan (penyalurannya),” ujar Menko Airlangga.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, Senin (7/9), memerintahkan jajaran menteri untuk mempersiapkan berbagai program bantuan untuk masyarakat, termasuk di antaranya bantuan beras yang akan dilanjutkan hingga tiga bulan terakhir tahun 2026.

“Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” kata Airlangga saat jumpa pers menjelaskan isi ratas di Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia melanjutkan Presiden Prabowo juga memberikan sejumlah instruksi mengenai kesiapan pemerintah menghadapi El Nino.

Dengan dukungan anggaran yang besar, pemerintah diharapkan mampu memastikan program bantuan beras pada kuartal IV-2026 berjalan tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Selain membantu menjaga daya beli, penyaluran bantuan juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan mengantisipasi tekanan harga hingga akhir tahun.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.