Gaji PM Singapura Naik, Wong Sumbang Kenaikan Gajinya 5 Tahun untuk Amal

Selasa, 08 Sep 2026, 14:45 WIB

SINGAPURA – Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong akan menyumbangkan seluruh kenaikan gajinya untuk tujuan amal selama lima tahun ke depan. Menunjukkan komitmennya terhadap gagasan bahwa revisi gaji politik adalah demi kepentingan Singapura.

“Pemerintah akan terus membayar saya gaji yang telah ditetapkan dalam kerangka kerja yang ada, begitulah cara sistem kita bekerja. Kemudian saya akan menyumbangkan kenaikan gaji tersebut untuk tujuan amal yang sesuai,” kata PM Wong di Parlemen, Selasa (8/9), seperti dikutip Straits Times. Ini dengan asumsi jika Wong tetap menjabat sebagai PM.

Ket. Foto: Berdasarkan perubahan gaji politik yang diumumkan pada 8 September, gaji tahunan Perdana Menteri Singapura akan naik dari 2,2 juta dollar Singapura menjadi $3,6 juta, termasuk bonus. — Sumber: Straits Times

Wong mengatakan hal tersebut saat mengumumkan bahwa Pemerintah telah menerima usulan dari komite peninjau untuk menaikkan gaji para pemegang jabatan politik di Singapura, termasuk semua menteri dan perdana menteri.

Secara spesifik, gaji tahunan perdana menteri akan naik dari $2,2 juta (Rp30,6 miliar) menjadi $3,6 juta (Rp50,1 miliar), termasuk bonus. Ini berarti dia akan menyumbangkan $1,4 juta (Rp19,5 miliar) setiap tahunnya.

Gaji perdana menteri ditetapkan dua kali lipat dari patokan gaji menteri tingkat pemula, yang akan direvisi menjadi $1,8 juta, naik dari $1,1 juta saat ini.

Karena tidak ada yang menilai kinerja perdana menteri setiap tahunnya, ia tidak menerima bonus kinerja dan hanya mendapatkan bonus nasional.

Namun PM Wong mengatakan, ia tidak mengharapkan para pejabat politik lainnya untuk menyumbangkan kenaikan gaji mereka.

“Pada umumnya, saya tidak percaya pada praktik mempertontonkan pemberian amal di depan umum. Namun, meskipun kerangka gaji merupakan keputusan Kabinet, sebagai Perdana Menteri, saya memikul tanggung jawab utama atas hal itu,” katanya.

“Jadi saya ingin menjelaskan bagaimana saya secara pribadi akan menangani kenaikan ini dan mengapa saya mengambil langkah perubahan ini karena saya percaya ini demi kepentingan Singapura.”

PM Wong mengatakan akan meninjau kembali posisinya di akhir lima tahun, dan akan mempertimbangkan keadaan pada saat itu.

Hal ini karena meskipun ia sepenuhnya berharap untuk terus mendukung tujuan-tujuan baik, ia tidak ingin membuat komitmen publik tanpa batas waktu, atau menciptakan harapan bahwa Perdana Menteri di masa depan mungkin merasa berkewajiban untuk mengikuti jejaknya.

Langkah PM Wong ini mengikuti keputusan pendahulunya, Menteri Senior Lee Hsien Loong, pada tahun 2007 yang menyumbangkan kenaikan gajinya selama lima tahun kepada badan amal.

Berdasarkan perubahan gaji pegawai negeri sipil dan menteri yang diumumkan pada tahun 2007, gaji tahunan Lee sebagai PM naik dari $2,5 juta menjadi $3,1 juta. Angka ini kemudian disesuaikan menjadi $2,2 juta pada tahun 2012.

Pada tahun 2007, Lee mengatakan telah memutuskan untuk menyumbangkan kenaikan gajinya untuk memperjelas bahwa Pemerintah melakukan perubahan ini demi kebaikan Singapura di masa depan, dan untuk memberinya "kedudukan moral" untuk membela kebijakan tersebut di hadapan warga Singapura.

Dari tahun 2007 hingga 2012, Lee menyumbangkan kenaikan gajinya kepada berbagai penerima manfaat, termasuk rumah sakit komunitas, panti jompo, organisasi kesejahteraan sukarela, serta badan olahraga dan budaya.

Uang tersebut juga membantu mendirikan dana abadi pendidikan bagi siswa yang telah gigih dan berprestasi, baik secara akademis maupun dalam bidang lainnya.

Donasi lain sebesar $350.000 dari Lee dialokasikan untuk tiga penghargaan baru yang bertujuan untuk meningkatkan ikatan komunitas, mendorong warga Singapura untuk mengejar karir di bidang pelayanan sosial, dan mengenali bakat muda di bidang seni.

  • Singapura

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.