Perusahaan Jerman Berhasil Luncurkan Roket ke Orbit

Senin, 07 Sep 2026, 02:20 WIB

BERLIN - Perusahaan asal Jerman, Isar Aerospace, pada Sabtu (5/9) berhasil meluncurkan roket ke orbit dari dari pusat peluncuran antariksa Norwegia, Andoya. Keberhasilan itu seiring perlombaan di Eropa untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengirim satelit ke luar angkasa secara ekonomis dan independen dari Amerika Serikat (AS).

“Roket Spectrum dua tahap sepanjang 28 meter milik Isar lepas landas tak lama setelah pukul 20.00 GMT dari Andoya Spaceport di utara Lingkaran Arktik,” kata Isar Aerospace.

Ket. Foto: Gambar yang dirilis perusahaan swasta Isar Aerospace dari Jerman pada Minggu (6/9) memperlihatkan roket Spectrum meluncur ke angkasa dari pusat peluncuran antariksa Norwegia, Andoya, pada Sabtu (5/9). — Sumber: AFP/ISAR AEROSPACE

"Kita sudah berada di orbit! Dan baru saja mencetak sejarah Eropa: Ini adalah pertama kalinya roket yang dikembangkan swasta mencapai orbit dari daratan Eropa," imbuh perusahaan itu di media sosial X.

Keberhasilan meluncurkan roket itu disambut oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Antariksa Jerman. "Jerman kini memiliki kemampuan penerbangan luar angkasa," kata kementerian itu seraya memuji tonggak sejarah yang secara mengesankan menunjukkan kekuatan inovatif dan keahlian teknis negeri Jerman.

Peluncuran ini dilakukan setelah berbulan-bulan tertunda karena masalah teknis atau keselamatan, dan uji penerbangan pada Maret 2025 mengalami kegagalan di mana roket Spectrum jatuh kembali ke Bumi dan meledak.

Jika telah siap untuk produksi massal, Spectrum akan bertugas mengirimkan satelit sipil dan militer ke orbit Bumi rendah beberapa ratus kilometer di atas permukaan tanah. Roket Spectrum mampu membawa muatan sekitar satu ton, dan Isar mengatakan pabriknya di dekat Munich akan mampu memproduksi lebih dari 30 roket per tahun. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.