Pemanasan Sempurna Tim Unggulan Jelang Champions
Senin, 07 Sep 2026, 06:38 WIBLONDON - Pekan terakhir sebelum Liga Champions bergulir menjadi panggung penting bagi sejumlah klub elite Eropa untuk mengukur kesiapan mereka. Manchester City menjaga awal sempurna di Liga Inggris. Inter Milan dan AS Roma menunjukkan mental juara lewat kemenangan sulit. Hasil tersebut menjadi modal berharga sebelum mereka memasuki pertarungan di panggung Eropa pekan ini.
City menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian. Di bawah pelatih baru Enzo Maresca, Manchester City memang belum tampil meyakinkan sepenuhnya, tetapi tiga pertandingan Liga Inggris dilalui dengan kemenangan. Terakhir, City menang tipis 1-0 atas tim promosi Coventry City di kandang lawan, Minggu (6/9) dini hari WIB.
Erling Haaland menjadi penentu kemenangan setelah menyundul umpan silang Antoine Semenyo pada babak pertama. Gol tersebut merupakan gol ketiganya musim ini. Sebelum memberikan umpan kepada Semenyo, Enzo Fernandez memainkan peran penting dalam proses terciptanya gol.
Kemenangan itu membawa City tetap berada di puncak klasemen dengan catatan sempurna dari tiga pertandingan. Tantangan berikutnya adalah derby Manchester melawan Manchester United di Old Trafford. Laga tersebut sekaligus menjadi ujian besar bagi Maresca setelah City menjalani agenda Eropa menghadapi klub asal Portugal, Porto tengah pekan ini.
Mantan pelatih Chelsea itu mengakui tim asuhannya masih membutuhkan pertandingan seperti menghadapi Coventry untuk membangun karakter. City menguasai permainan, tetapi kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah. âKami sangat menyukai pertandingan ini karena berbagai alasan. Pada babak pertama kami sebenarnya bisa mencetak satu atau dua gol lagi, tetapi kami bekerja bersama untuk meraih kemenangan,â ujar Maresca.
Menurutnya, pertandingan tidak selalu harus dimenangi dengan permainan indah. Ada kalanya sebuah tim harus mampu melewati momen sulit dan tetap mendapatkan tiga poin. Penting untuk menang 1-0. Dalam sembilan dari 10 pertandingan seperti ini, Anda bisa meninggalkan lapangan dengan perasaan buruk.
City sendiri memasuki era baru setelah perpisahan emosional dengan Pep Guardiola. Perombakan juga terjadi di dalam skuad. Rodri, Bernardo Silva, dan John Stones termasuk sejumlah nama besar yang meninggalkan klub. Sebaliknya, City mendatangkan sejumlah pemain baru. Fernandez menjadi pembelian paling mencolok setelah tiba pada hari terakhir bursa transfer. Selain itu, ada Iliman Ndiaye, Elliot Anderson, serta pemain muda Maroko Ayyoub Bouaddi.
Dengan komposisi baru tersebut, kemenangan atas Coventry menjadi penting bukan semata karena tambahan tiga poin. Maresca membutuhkan waktu untuk membentuk keseimbangan tim sekaligus memastikan City siap menghadapi jadwal padat domestik dan Eropa.
Mental Juara
Di Italia, perhatian lebih besar tertuju kepada Inter Milan. Juara Serie A itu mendapat ujian berat dari Napoli dalam laga yang berlangsung terbuka dan penuh drama. Sempat tertinggal 0-2, Inter bangkit dan menang 3-2 berkat gol Lautaro Martinez pada menit-menit akhir.
Napoli unggul melalui Matteo Politano pada menit ke-50, sebelum Rasmus Hojlund menggandakan keunggulan tiga menit kemudian. Inter segera merespons. Martinez memperkecil ketertinggalan, sebelum Marcus Thuram menyamakan kedudukan pada menit ke-82.
Ketika pertandingan tampak akan berakhir imbang, Martinez muncul sebagai penentu. Penyerang Argentina itu memanfaatkan kemelut di kotak penalti dan mencetak gol pada menit ke-91. âYang membuat bahagia kami mampu berjuang untuk bangkit. Itu sesuatu yang hilang musim lalu,â kata Martinez.
Pelatih Inter Cristian Chivu juga mengakui pertandingan tersebut menjadi gambaran kualitas sepak bola Italia. Kedua tim, menurut dia, sama-sama berani bermain terbuka setelah skor 2-2. Kemenangan membuat Inter mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan dan berbagi posisi teratas dengan Roma. Yang lebih penting, kemenangan itu datang menjelang debut mereka di Liga Champions.
Inter akan langsung menghadapi lawan berat pada pertandingan pertama Liga Champions. Dia akan bertandang ke markas Real Madrid, Rabu 9/9) dini hari WIB. Pada hari yang sama Napoli akan menjamu Arsenal.
Karena itu, kemenangan atas Napoli menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Inter. Kemampuan membalikkan keadaan dari tertinggal dua gol menunjukkan mental bertanding yang dibutuhkan ketika menghadapi lawan-lawan tangguh di Eropa.
Roma juga memasuki pekan Liga Champions dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Gian Piero Gasperini menundukkan Atalanta 2-1 melalui dua gol pada menit-menit akhir. Atalanta sempat unggul melalui Ederson pada awal babak kedua. Roma kemudian mengepung pertahanan lawan. Berbagai peluang tercipta, tetapi kiper Atalanta Marco Carnesecchi tampil gemilang.
Upaya Roma akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90. Mario Hermoso yang tidak terkawal menyundul bola ke sudut jauh untuk menyamakan kedudukan. Belum puas dengan satu poin, Roma segera kembali ke tengah lapangan dan mengejar gol kemenangan.
Tekad itu terbayar. Matias Soule mencetak gol pada menit-menit akhir untuk mengubah skor menjadi 2-1 dan membuat Stadion Olimpico bergemuruh. ben/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Selat Hormuz Masih Ditutup, Iran Tunggu AS Penuhi Syarat
-
Kapal Selam Siluman Berteknologi Tinggi Generasi Terbaru Mulai Diproduksi di PT PAL
-
Menteri UMKM Dorong Perluasan Pasar bagi Produk Lokal
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Berdoa untuk Keselamatan Bangsa dan Negara di Tengah Ketidakpastian Global
-
Penyelundupan Narkoba Lewat Laut Digagalkan Koarmada RI di Tanjung Berakit.
-
Nilai Transfer Capai 3,2 Triliun Rupiah, Anderson Tak Gentar dengan Tekanan di Manchester City
-
Chelsea Ultimatum Manchester City: Bayar 2,5 Triliun Rupiah atau Lupakan Enzo Fernandez
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.