Erupsi Anak Krakatau Bikin Waspada! Menhub Ungkap Presiden Pantau Dampaknya ke Transportasi
Senin, 07 Sep 2026, 04:19 WIBJAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap sektor transportasi, khususnya operasional penerbangan di sejumlah wilayah terdampak.
Menurut Menhub, Presiden hampir setiap saat meminta pembaruan informasi mengenai kondisi penerbangan sebagai dasar pengambilan langkah cepat guna menjaga keselamatan dan kelancaran layanan transportasi udara.
"Beliau concern, beliau hampir setiap saat meminta supaya di-update bagaimana kondisi penerbangan kita," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dudy mengatakan Presiden memberikan instruksi agar seluruh pihak mengantisipasi setiap perkembangan situasi, mengingat kondisi sebaran abu vulkanik dan cuaca dapat berubah secara dinamis sehingga memerlukan pemantauan berkelanjutan.
"Instruksi Presiden sudah jelas bahwa kita harus mengantisipasi segala sesuatunya," ujar Menhub.
Adapun Menhub memantau secara langsung perkembangan dampak erupsi GAK terhadap operasional penerbangan dari pusat pemantauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dudy mengatakan pemantauan dilakukan melalui sejumlah layar monitor yang menampilkan kondisi terkini penyebaran abu vulkanik serta dampaknya terhadap aktivitas penerbangan di berbagai bandara.
Ia menyatakan sebanyak 1.558 penerbangan terdampak akibat penutupan delapan bandara imbas abu vulkanik GAK demi menjaga keselamatan operasional penerbangan.
Adapun delapan bandar udara yang dimaksud adalah Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Radin Inten II Lampung.
Selanjutnya Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Budiarto Curug Tangerang, Bandara Pondok Cabe Tangerang Selatan, Bandara Taufik Kiemas di Pesisir Barat Lampung, serta Bandara Atung Bungsu di Pagar Alam Sumsel.
Dampak tersebut mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan setelah pemerintah memutuskan memperpanjang penutupan sementara delapan bandara hingga pukul 24.00 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan terbaru, pergerakan abu vulkanik GAK mengalami perubahan arah angin menuju timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.
Kondisi tersebut membuat Kementerian Perhubungan bersama BMKG, AirNav, pengelola bandara, dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan sebaran abu vulkanik.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi GAK.
Dalam keterangan di Jakarta, Minggu, Presiden meminta masyarakat untuk mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan GAK.
Masyarakat juga diminta mematuhi aturan zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.
"Saudara-saudara kita yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan, dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dan patuhi sepenuhnya zona bahaya serta batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang," ujar Presiden Prabowo.
Presiden mengatakan pemerintah telah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan serta informasi terkini dari jajaran terkait.
Ia juga telah meminta jajaran BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi.
Selain itu, seluruh unsur pemerintah diminta memastikan kesiapsiagaan berjalan dengan baik serta memberikan perlindungan dan bantuan yang diperlukan kepada masyarakat.
- Akses Transportasi
- erupsi gunung
- Menhub
- Gunung Anak Krakatau
- Presiden Prabowo Subianto
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih
-
Dampak Abu Vulkanik, HBKB Jakarta Diakhiri Lebih Awal dan Petugas Bagikan Masker
-
Akibat Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup! Ini Dampaknya bagi Penumpang
-
Abu Gunung Anak Krakatau Meneror Warga, Bandarlampung Bergerak Buka Layanan Kesehatan
-
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bertebaran di Jalan Bandar Lampung, Petugas Langsung Turun Tangan!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.