Misi Damai Trump Dimulai! Putin Bertemu Utusan AS, Kyiv dan Moskow Setop Serangan
📅 Minggu, 06 Sep 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis"Dua orang tewas di Distrik Bucha" di luar Kyiv, kata Kepala Wilayah Kyiv Tymur Tkachenko.
Kunjungan Pertama ke Kyiv
"Jelas bahwa serangan Rusia terhadap bandara-bandara ini merupakan reaksi terhadap pembicaraan dan persiapan terkait kemungkinan pihak AS menggunakan pesawat untuk melakukan perjalanan ke Ukraina," kata Zelensky melalui X.
Ini akan menjadi kunjungan pertama Witkoff dan Kushner ke Kyiv sejak Trump kembali menjabat sebagai presiden tahun lalu dengan janji menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina.
Perjalanan ke Kyiv menggunakan pesawat akan menjadi langkah yang sangat tidak biasa karena wilayah udara Ukraina telah ditutup sejak 2022 akibat perang. Para pemimpin dan pejabat asing yang berkunjung ke Ukraina umumnya melakukan perjalanan menggunakan kereta api.
Kedua utusan tersebut diperkirakan tiba di Kyiv pada Minggu, kata seorang pejabat senior Ukraina kepada AFP.
Trump mengatakan kedua utusan itu akan berupaya menilai apakah masih ada peluang untuk mencapai kemajuan menuju perdamaian.
Upaya perdamaian sebelumnya terhenti, salah satunya akibat perang AS dengan Iran. Pada saat yang sama, Rusia dan Ukraina meningkatkan serangan jarak jauh yang menyebabkan korban sipil meningkat ke level yang belum terlihat sejak perang dimulai pada Februari 2022.
"Saya mengirim Steve Witkoff dan Jared Kushner, dua negosiator hebat. Mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan kami mengirim mereka untuk melihat apakah kami bisa mencapai sesuatu. Dan mungkin ada peluang bagus bahwa kami akan berhasil," kata Trump.
Presiden AS tersebut tidak menjelaskan apakah rencana yang dibawa kedua utusannya mencakup kemungkinan Ukraina menyerahkan wilayah, seperti yang sebelumnya pernah dia sarankan. Namun, Trump menegaskan, "Kami memiliki sebuah gagasan untuk perdamaian."
Witkoff dan Kushner sebelumnya terlibat dalam perundingan gencatan senjata di Gaza dan Iran. Keduanya juga telah beberapa kali melakukan perjalanan ke Moskow dalam upaya diplomasi sebelumnya.
Perang Terus Berkecamuk
Dorongan diplomasi terbaru tersebut muncul ketika Rusia dan Ukraina terus saling menghantam menggunakan rudal dan drone jarak jauh.
Beberapa jam sebelum pengumuman Trump pada Jumat, sebuah drone Rusia menyerang markas dinas keamanan Ukraina atau SBU di pusat Kyiv.
Serangan tersebut, yang menurut Zelensky menargetkan kantor kepala badan tersebut yang saat ini menjabat sebagai pelaksana tugas, menjadi serangan pertama terhadap markas SBU sejak Rusia memulai ofensifnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!