Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Misi Damai Trump Dimulai! Putin Bertemu Utusan AS, Kyiv dan Moskow Setop Serangan

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 06:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Misi Damai Trump Dimulai! Putin Bertemu Utusan AS, Kyiv dan Moskow Setop Serangan Doc: AFP
Ket. Utusan AS Jared Kushner dan Steve Witkoff telah terlibat dalam perundingan gencatan senjata untuk Gaza dan Iran.

MOSKOW – Presiden Rusia Vladimir Putin memulai pembicaraan dengan utusan Amerika Serikat (AS) Jared Kushner dan Steve Witkoff di Kremlin, Sabtu, untuk membahas upaya mengakhiri perang di Ukraina yang telah berlangsung lebih dari empat tahun. Pertemuan itu digelar menjelang kunjungan pertama kedua utusan tersebut ke Kyiv yang diperkirakan berlangsung pada Minggu.

Rusia dan Ukraina sepakat untuk tidak menyerang ibu kota masing-masing selama tiga hari selama proses negosiasi berlangsung. Langkah tersebut dilakukan ketika Washington berupaya menghidupkan kembali perundingan yang dipimpin AS untuk mengakhiri konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa menantunya, Jared Kushner, dan sekutunya dalam dunia bisnis, Steve Witkoff, membawa "proposal untuk mengakhiri perang".

"Rekan-rekan yang terhormat, saya dengan hangat menyambut Anda di Moskow. Situasinya tentu saja tidak sederhana," kata Putin kepada kedua utusan tersebut dalam rekaman pertemuan yang ditayangkan televisi Rusia.

"Namun sebelum kita mulai membahasnya, saya ingin meminta semua orang menyampaikan salam terbaik dan ucapan terima kasih kepada Presiden AS, Tuan Trump," ujar Putin.

Pembicaraan tersebut berlangsung ketika perang Rusia-Ukraina memasuki musim panas dengan meningkatnya jumlah korban sipil dan serangan. Putin berulang kali menyatakan bahwa Moskow bermaksud merebut wilayah Ukraina bagian timur yang masih berada di bawah kendali Kyiv.

Perang yang dimulai Rusia pada 2022 itu telah menewaskan ratusan ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya mengungsi.

Pada Sabtu, serangan Rusia terhadap Ukraina menewaskan sedikitnya tujuh orang, termasuk di wilayah pinggiran Kyiv, menurut pejabat Ukraina.

Kremlin mengatakan Rusia tidak akan menyerang Kyiv mulai tengah malam Sabtu, sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya akan menghentikan serangan terhadap Moskow "mulai sekarang" hingga Senin.

"Presiden Rusia, yang juga merupakan panglima tertinggi, telah memerintahkan mulai tengah malam ini untuk tidak menyerang Kyiv selama tiga hari," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Zelensky, yang sebelumnya telah menawarkan gencatan senjata selama kunjungan utusan AS, kemudian mengatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan kedua utusan tersebut dan juga berjanji Ukraina tidak akan menyerang Moskow.

"Mulai sekarang hingga akhir Sabtu, serta pada Minggu dan Senin, Ukraina siap menahan diri dari serangan terhadap Moskow," kata Zelensky melalui media sosial.

Pemimpin Ukraina itu mengatakan telah berbicara dengan pejabat AS dan mengharapkan kedatangan mereka di Kyiv pada Minggu.

Sebelumnya, Rusia melancarkan serangan ke wilayah pinggiran Kyiv. Zelensky menuduh Moskow berupaya mengganggu kunjungan kedua utusan AS melalui serangan pada malam hari terhadap dua bandara di Kyiv, serta serangan terhadap sasaran sipil di wilayah Dnipro yang menewaskan lima orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Cuaca Akhir Pekan, BMKG: Ja...
Advertisement
WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

WHO Pilih Dirjen Baru, Menkes RI Budi Sadikin dan 5 Kandidat Lain Siap Bersaing

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.