Layanan Pengobatan bagi Pengungsi Kebakaran di Jayapura

Minggu, 06 Sep 2026, 23:57 WIB

Wamena - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Papua melayani pengobatan dan pijak refleksi secara gratis bagi pengungsi kebakaran Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayawijaya.

Kegiatan itu berlangsung dilaksanakan di posko pengungsian dan diikuti oleh para korban yang telah empat hari menempati tenda-tenda pengungsian setelah kehilangan rumah akibat kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8) 2026.

Ket. Foto: Tim Baznas Papua sedang melakukan pelayanan pengobatan dan pijak refleksi gratis bagi pengungsi di posko kebakaran Dok V, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayawijaya. — Sumber: Antara

Ketua Baznas Papua H Achmad Jaenuri dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu mengatakan kehadiran lembaga ini di lokasi pengungsian merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kegiatan ini adalah wujud perhatian dan kepedulian Baznas Papua terhadap saudara-saudara kita yang menjadi korban musibah kebakaran. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat, bukan hanya melalui bantuan kebutuhan dasar tetapi juga memastikan kesehatan dan kondisi fisik mereka selama berada di pengungsian tetap baik,” katanya.

Menurut dia, pelayanan pengobatan gratis ini melibatkan tim rumah sehat Baznas Papua bersama tim mahasiswa kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura.

“Selain pemeriksaan dan pelayanan kesehatan kami juga menghadirkan layanan pijat refleksi yang melibatkan enam orang relawan terapis yang telah ahli dan berpengalaman di bidangnya,” ujarnya.

Dia menjelaskan pelayanan kesehatan menjadi sangat penting karena para korban telah beberapa hari tinggal di lingkungan pengungsian dengan kondisi yang serba terbatas.

“Perubahan lingkungan, kurangnya waktu istirahat, pola makan yang tidak teratur, aktivitas yang cukup melelahkan, serta kondisi psikologis akibat kehilangan tempat tinggal dapat mempengaruhi kondisi kesehatan para pengungsi,” katanya.

Dia menambahkan pemeriksaan kesehatan secara langsung di lokasi pengungsian diperlukan untuk mengetahui berbagai keluhan yang dirasakan para korban dan memberikan penanganan maupun edukasi kesehatan sesuai kebutuhan.

“Mereka bukan hanya kehilangan rumah dan harta benda, mereka juga sedang menghadapi kelelahan secara fisik dan mental. Karena itu, pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dari upaya kita untuk membantu mereka melewati masa-masa sulit ini,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Jayapura Abisai Rollo mengapresiasi Baznas Papua yang telah melaksanakan pengobatan dan pijit refleksi gratis.

“Kegiatan ini sangat membantu warga kami yang mengalami musibah kebakaran ini sehingga mereka yang sakit bisa dilayani pengobatannya dan yang pegal-pegal juga bisa langsung dipijit di sini. Terima kasih buat Baznas Papua dan seluruh timnya, luar biasa,” katanya.

jumlah warga yang memperoleh layanan pengobatan di posko pengungsian mencapai 127 pasien, sedangkan warga yang dipijat refleksi sebanyak 65 orang.

  • Bencana Kebakaran

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.