Kegiatan Pembersihan Abu Vulkanik Diperpanjang hingga Pekan Depan

Minggu, 06 Sep 2026, 23:30 WIB

Kabupaten Bogor - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperpanjang kegiatan pembersihan abu vulkanik di sejumlah wilayah hingga pekan depan untuk meminimalkan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Minggu, mengatakan pembersihan dilakukan secara serentak dengan mengerahkan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan melalui seluruh unit pelaksana teknis (UPT) di 40 kecamatan.

Ket. Foto: Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: Antara

"Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di seluruh UPT turun serentak melakukan penyemprotan di beberapa ruas jalan protokol di 40 kecamatan dan terus berlanjut hingga tanggal 7, tanggal 8, sampai dengan minggu depan," kata Rudy.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah rapat yang dilaksanakan Pemkab Bogor bersama organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menangani dampak abu vulkanik di wilayah Kabupaten Bogor.

Penanganan juga melibatkan unsur TNI dan Polri. Polres Bogor mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan guna mengurangi abu yang beterbangan.

Sementara itu, Kodim Bogor turut mengerahkan sejumlah peralatan, termasuk kendaraan pemadam kebakaran untuk membantu proses penyemprotan.

Rudy mengapresiasi keterlibatan TNI-Polri serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor dalam penanganan dampak abu vulkanik.

Selain melakukan pembersihan, jajaran Forkopimda bersama pemerintah daerah membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah ruas jalan protokol dan persimpangan.

Pemkab Bogor melalui Dinas Kesehatan juga akan mengoptimalkan pembagian masker kepada pengendara kendaraan bermotor untuk mengurangi risiko paparan abu vulkanik.

"Bogor cukup luas, Bogor cukup besar. Kami pun mengajak peran serta aktif pihak swasta untuk langsung membantu masyarakat yang terdampak di wilayah Kabupaten Bogor," ujarnya.

Selain pembersihan, Pemkab Bogor menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi sekolah pada 7-8 September 2026 sebagai langkah untuk meminimalkan paparan abu vulkanik terhadap peserta didik.

Meski siswa belajar dari rumah, Rudy meminta kepala sekolah dan guru tetap hadir di sekolah selama dua hari tersebut untuk bersama-sama melakukan pembersihan lingkungan sekolah dengan dukungan jajaran Pemkab Bogor.

Kebijakan tersebut akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan dampak abu vulkanik di Kabupaten Bogor.

  • Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.