PVMBG: Anak Krakatau Level 3 Siaga

Sabtu, 05 Sep 2026, 17:00 WIB

JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Rita Susilawati, mengatakan pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau masih relatif kecil pascaerupsi 2018. Untuk itu, menurut dia, kondisi tersebut belum berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami.

“Pascaerupsi 22 Desember 2018 ini masih relatif kecil. Sehingga tidak berpotensi mengalami keruntuhan dalam skala yang dapat memicu tsunami,” kata Rita dalam keterangan pers secara daring, Sabtu (5/9).

Ket. Foto: — Sumber: Dok PVMBG

Meski demikian, PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi Gunung Anak Krakatau secara intensif. Saat ini, status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.

Potensi bahaya erupsi saat ini berasal dari aliran lava yang dapat disertai lontaran batu pijar. Rita meminta masyarakat mematuhi radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

“Masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau perlu tetap mewaspadai wilayah radius tiga kilometer dari pusat aktivitas dan tetap dipatuhi. Masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar serta hujan abu lebat,” ujar dia.

Masyarakat juga diminta mewaspadai awan panas, lava, lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat. Sementara itu, masyarakat di Banten dan Lampung diminta tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

Masyarakat juga diminta mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Informasi perkembangan Gunung Anak Krakatau dapat dipantau melalui PVMBG, MAGMA Indonesia, dan kanal resmi Badan Geologi. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.