- Home
-
- Megapolitan
-
- Pastikan Harga Beras Terke...
Pastikan Harga Beras Terkendali, Bulog DKI-Banten Lakukan Pengecekan di Pasar
Sabtu, 05 Sep 2026, 21:50 WIBJAKARTA â Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kanwil Jakarta dan Banten melakukan pengecekan langsung ke sejumlah pasar di wilayah DKI Jakarta untuk memastikan pasokan dan harga beras terkendali melalui kegiatan monitoring secara serentak pada Sabtu (05/9).
âMonitoring ini adalah langkah preventif untuk merespons dinamika harga pangan secara cepat, guna memastikan kecukupan stok pangan, khususnya di wilayah DKI Jakarta," kata Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil DKI Jakarta dan Banten Taufan Akib di Jakarta, Sabtu (05/9).
Pihaknya melakukan monitoring ke Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun, bersamaan dengan jajaran Bulog di seluruh Indonesia di wilayah kerja masing-masing.
âHari ini, kami ke Pasar Jatinegara dan Pasar Rawamangun dalam rangka monitoring ketersediaan pasokan dan harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali,â ujar Taufan.
Dia mengatakan Bulog terus berkolaborasi dengan Satgas Pangan, TNI, Polri, pemerintah daerah, pengelola pasar, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pengawasan yang dijalankan berdampak pada langkah korektif yang perlu dilakukan di lapangan apabila diperlukan.Â
Pihaknya juga melakukan dialog dengan beberapa pedagang, khususnya terkait kelancaran distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Bulog DKI dan Banten menegaskan komitmennya untuk mendorong penguatan pasokan beras premium serta komoditas pangan lainnya agar kebutuhan masyarakat tetap tersedia di pasar-pasar, dengan harga yang wajar dan terjangkau.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menggelar rapat koordinasi nasional melalui video conference (Zoom), yang diikuti oleh seluruh Pemimpin Wilayah dan Pemimpin Cabang Bulog, untuk memerintahkan agar turun ke pasar secara langsung dan memastikan ketersediaan pasokan serta menjaga harga beras.
Operasi Pasar serentak itu dilakukan untuk memperkuat stabilisasi pangan serta mengantisipasi potensi kenaikan harga dan kurangnya pasokan, sehingga dapat tertangani lebih cepat.
âMonitoring dan operasi pasar serentak ini adalah langkah konkret yang kami (Bulog) lakukan dalam mengecek harga, ketersediaan komoditas, kelancaran distribusi, serta memastikan intervensi pangan berjalan efektif,â kata Ahmad Rizal.Â
Menurut dia, pengawasan langsung ke pasar menjadi bagian penting dari langkah antisipatif Bulog dalam menjaga stabilitas pangan.Â
âKami mengantisipasi, bukan hanya karena adanya pengaduan, tetapi kami juga mengantisipasi adanya kenaikan inflasi. Itu yang paling utama, karena penugasan Bulog yang paling utama adalah menjaga stabilisasi harga,â tegas Ahmad Rizal.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kaum Muda Jakarta Perlu Perbanyak Pertunjukan yang Bertemakan Sejarah
-
Wamendikti Dorong Kampus Inovasi Tempe Agar "Naik Kelas" Jadi Komoditas Ekspor Lewat Riset
-
Kodam XXIII Palaka Wira Bangun 90 Titik Sarana Air Bersih di Sulteng dan Sulbar
-
Dukung Petani Lokal, Sri Lanka Kembangkan 'Drone' Pertanian
-
Dugaan Curang Beras Fortifikasi Bikin Konsumen Rugi Rp89 Triliun, Ini Kata Kepala Bapanas
-
Ekonom UI: Ketika Ojol Jadi UMKM, Pemerintah Perlu Bangun Ekosistem Usahanya
-
Jakarta, Tiada Hari Tanpa Kebakaran, Hari Ini Api Mengamuk di Cipinang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.