Kolaborasi Bank Jakarta dan SMI Kucurkan Fasilitas Pembiayaan Rp2,11 Triliun untuk Infrastruktur Prioritas Jakarta
Sabtu, 26 Sep 2026, 21:48 WIBJAKARTA â Bank Jakarta bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI mengucurkan pembiayaan sindikasi sebesar 2,11 triliun rupiah untuk mendukung pembangunan tujuh proyek infrastruktur prioritas di DKI Jakarta. Pembiayaan tersebut diharapkan mempercepat pembangunan transportasi, hunian layak, serta sarana pengendalian banjir di Ibu Kota.
Dari total pembiayaan tersebut, Bank Jakarta menyediakan dana sebesar 1 triliun rupiah, sedangkan PT SMI memberikan dukungan maksimal 1,11 triliun rupiah. Kerja sama itu menjadi bentuk sinergi lembaga pembiayaan pemerintah dengan bank pembangunan daerah (BPD) dalam memperkuat alternatif pendanaan pembangunan.
Perjanjian pembiayaan ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah, dan Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo di Balai Kota Jakarta, Rabu (16/9).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembiayaan sindikasi tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat pendanaan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut Pramono, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya mengandalkan satu sumber pendanaan, tetapi juga mengembangkan berbagai skema pembiayaan guna mempercepat realisasi proyek-proyek prioritas.
âPemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mempercepat pemenuhan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kualitas layanan warga Jakarta,â kata Pramono.
Ia menambahkan, dukungan Bank Jakarta dan PT SMI akan membantu merealisasikan sejumlah pembangunan, mulai dari peningkatan konektivitas, penyediaan hunian layak, hingga penguatan sistem pengendalian banjir.
Tujuh Proyek Prioritas
Pembiayaan sindikasi tersebut mencakup tujuh kegiatan infrastruktur, yakni pembangunan Flyover Latumeten, Gedung Batavia Dinas Teknis Jatibaru, Rumah Susun Padat Karya Tahap II, serta Rumah Susun Rorotan IX Tahap I.
Selain itu, pembiayaan dialokasikan untuk pembangunan waduk, situ, dan embung, polder dan kolam retensi, serta tanggul dan pengendali banjir Pesisir Pantai Tahap III.
Pembangunan Flyover Latumeten ditujukan untuk memperkuat konektivitas dan keselamatan pengguna jalan. Sementara itu, pembangunan rumah susun diharapkan menambah ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
Adapun pembangunan waduk, embung, polder, kolam retensi, serta tanggul pesisir diarahkan untuk memperkuat sistem pengendalian banjir dan meningkatkan ketahanan Jakarta terhadap risiko bencana serta dampak perubahan iklim.
Menuju Kota Global
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo mengatakan, kolaborasi dengan PT SMI merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap pembangunan Jakarta menuju kota global.
âSinergi antara sektor keuangan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi fundamental penting dalam mendorong akselerasi pemenuhan kebutuhan pembangunan di Kota Jakarta,â kata Agus.
Sebagai bank pembangunan daerah milik Pemprov DKI Jakarta, Agus menegaskan, Bank Jakarta berkomitmen mendukung berbagai program pembangunan, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Bank Jakarta juga akan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif, hati-hati, dan berkelanjutan.
âKami meyakini, dukungan pembiayaan yang tepat pada sektor prioritas akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Jakarta yang semakin maju, inklusif, dan berdaya saing sebagai kota global,â katanya.
Dorong Pembiayaan Kreatif
Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan, pembangunan infrastruktur daerah membutuhkan dukungan pendanaan yang inovatif dan kolaboratif. Karena itu, PT SMI terus memperkuat perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyediakan alternatif pembiayaan.
âPT SMI siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menghadirkan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan, sekaligus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat bagi masyarakat,â kata Reynaldi.
Ia menjelaskan, kolaborasi dengan Bank Jakarta diharapkan menjadi model pembiayaan kreatif yang dapat diterapkan di daerah lain sesuai kebutuhan pembangunan dan kapasitas keuangan masing-masing pemerintah daerah.
Hingga Juli 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah mencapai 37,19 triliun rupiah, dengan outstanding pembiayaan sebesar 13,67 triliun rupiah.
Dukungan tersebut sejalan dengan arahan Kementerian Keuangan untuk mendorong pembiayaan kreatif serta mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.
Melalui pembiayaan sindikasi ini, pembangunan infrastruktur Jakarta diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas fasilitas perkotaan, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak, memperlancar mobilitas, serta memperkuat perlindungan wilayah dari ancaman banjir.
- Berkolaborasi
- Sektor Prioritas
- Penandatanganan Perjanjian Kredit Sindikasi
- PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI)
- Bank Jakarta
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Perubahan Iklim Picu Laut Eropa Makin Panas
-
Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta
-
El Nino Ekstrem Ancam Karhutla Makin Parah, Pakar Ungkap Cara Penanganannya
-
"Gak Bisa Tumbuh Sendiri!" Ini Kunci Bertahan Bisnis di Tengah Tantangan 2026
-
Nottingham Forest Pecahkan Rekor Klub, Datangkan Liam Delap dari Chelsea
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.