Manchester City vs Coventry: The Citizens Siap Lanjutkan Awal Sempurna di Era Maresca
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 07:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraMANCHESTER — Manchester City berambisi mempertahankan rekor sempurna di awal Liga Inggris 2026-27 ketika menjamu Coventry City di Stadion Etihad, Sabtu (5/9). Laga ini menjadi ujian berikutnya bagi tim asuhan Enzo Maresca yang tengah berusaha membangun era baru setelah kepergian Pep Guardiola.
Pertemuan kedua tim kali ini juga menjadi yang pertama sejak Maret 2002. Saat itu, Manchester City masih berstatus klub kasta kedua dan berhasil mengalahkan Coventry 4-2 di Maine Road di bawah arahan mendiang Kevin Keegan.
City mengawali musim dengan kemenangan atas Bournemouth dan Crystal Palace. Mereka kini membidik kemenangan dalam tiga pertandingan pertama Premier League untuk kali ketiga dalam empat musim.
Manchester City sempat dibuat bekerja keras sebelum memastikan kemenangan 2-1 atas Bournemouth di Etihad pada laga pembuka. Namun, mereka kemudian menunjukkan performa jauh lebih meyakinkan saat menghancurkan Crystal Palace 4-1 di kandang lawan.
Dua pemain menjadi bintang kemenangan tersebut. Rayan Cherki dan Erling Haaland masing-masing mencetak dua gol.
Sebaiknya Anda baca juga:
Maresca juga dinilai tidak membutuhkan waktu lama untuk menerapkan filosofi sepak bola berbasis penguasaan bola kepada skuad City. Statistik awal musim menunjukkan perubahan tersebut mulai terlihat.
City sementara memimpin Premier League dalam jumlah umpan sukses dengan 1.315 operan. Sebanyak 94,6 persen umpan mereka merupakan umpan pendek, rasio tertinggi di liga.
The Citizens juga menjadi tim dengan akurasi umpan terbaik, yakni 90,9 persen, serta memiliki akurasi umpan tertinggi ketika berada di bawah tekanan intens, mencapai 85,8 persen.
Kembali bermain di Etihad tentu menjadi keuntungan tersendiri. City hanya kalah dua kali dalam 20 pertandingan kandang terakhir mereka di Premier League sejak awal musim lalu, dengan catatan 15 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Mereka juga berhasil memenangi dua pertandingan kandang pertama dalam empat dari lima musim terakhir.
Situasi Coventry berbanding terbalik. Setelah menjuarai Championship musim lalu, The Sky Blues belum meraih satu poin maupun mencetak gol dalam dua pertandingan awal Premier League.
Mereka takluk 0-3 dari juara bertahan Arsenal pada pekan pertama, sebelum kembali menelan kekalahan 0-1 di kandang sendiri dari Hull City akhir pekan lalu.
Usai pertandingan tersebut, pelatih Frank Lampard mengakui timnya masih memiliki “pelajaran serius yang harus dipetik”.
Lampard, yang pernah bermain singkat untuk Manchester City pada musim 2014/15, juga sedang berada dalam tekanan. Ia hanya memenangkan empat dari 32 pertandingan Premier League terakhirnya sebagai pelatih, dengan delapan hasil imbang dan 20 kekalahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!