Produksi Minyak Venezuela Melonjak Pesat, Picu Babak Baru Sektor Energi

Kamis, 03 Sep 2026, 15:52 WIB

MOSKOW - Amerika Serikat memperkirakan produksi minyak di Venezuela bakal melonjak 50 persen dalam 12-18 bulan mendatang, ungkap Menteri Energi AS Chris Wright pada Rabu (2/9).

"Sejak awal ketika Presiden (Donald) Trump mengambil langkah ini, saya menyampaikan bahwa produksi Venezuela akan meningkat 50 persen dalam kurun waktu 12 hingga 18 bulan. Saya tetap berpegang pada prediksi tersebut dari tingkat produksi saat ini," tutur Wright kepada saluran berita CNBC.

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Produksi minyak Venezuela diproyeksikan bakal melampaui 2 juta barel per hari pada akhir dekade ini, tambah Wright.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan baru yang memberikan akses jangka panjang bagi Washington terhadap 17 ladang minyak Venezuela dengan cadangan mencapai sekitar 65 miliar barel minyak.

Setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Januari lalu, Washington kemudian memberlakukan kontrol ketat atas industri minyak di negara kaya sumber daya tersebut.

Langkah itu diambil untuk mengalihkan arus energi dari Venezuela dan menggaet sejumlah perusahaan AS guna mengelola deposit minyaknya demi membatasi pengaruh negara pesaing.

Gedung Putih juga berupaya menekan harga bensin di AS, yang telah melonjak lebih dari 40 persen sejak awal tahun akibat konflik militer dengan Iran. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.