Geger Penemuan Mayat di Pantai Air Kuning Jembrana, Ternyata WNA Polandia yang Hilang

Kamis, 03 Sep 2026, 15:18 WIB

DENPASAR - Basarnas Bali menemukan Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia, Marcin Dawid (44), dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus di Pantai Tembles, Kabupaten Jembrana, Bali.

"Sempat dapat informasi dari rekan-rekan di Pantai Air Kuning, disampaikan bahwa ada penemuan mayat di pinggir Pantai Air Kuning," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Jembrana Dewa Hendri Gunawan dalam keterangan resmi di Denpasar, Kamis.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA

Ia menjelaskan jenazah korban ditemukan warga setempat dalam kondisi kaku di Pantai Yeh Kuning sekitar pukul 17.20 Wita pada Rabu (2/9) lalu.

Posisi ditemukannya korban berjarak sekitar 7,5 kilometer ke arah barat dari lokasi awal kejadian.

Warga yang pertama kali melihat jasad WNA Polandia tersebut langsung melapor ke pihak kepolisian setempat.

Petugas SAR yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi jasad korban.

"Selanjutnya, korban dievakuasi menuju RSU Negara menggunakan ambulans Biddokkes Polres Jembrana untuk proses penanganan lebih lanjut," ujar Dewa Hendri.

Pencarian WNA Polandia berawal saat korban tiba di Pantai Tembles pada Minggu (30/8) sekitar pukul 18.00 WITA. Kecurigaan korban terseret arus muncul setelah sepeda motor dan sejumlah barang miliknya ditemukan ditinggalkan di tepi pantai.

Kantor Basarnas Bali baru menerima laporan kejadian pada Senin (31/8) pukul 05.55 WITA, dimana informasi awal sempat menyebutkan korban adalah warga negara Inggris.

Namun kepastian identitas korban sebagai WNA Polandia baru terkonfirmasi pada hari kedua operasi pencarian berdasarkan kartu identitas yang ditemukan petugas.

Operasi SAR yang berlangsung selama tiga hari tersebut mengombinasikan penyisiran jalur laut, darat, dan udara. Tim menurunkan perahu karet untuk menyisir perairan ke arah barat serta mengerahkan drone thermal dari udara.

Pencarian yang sempat nihil dari pagi hingga siang hari pada hari Senin akhirnya membuahkan hasil pada hari ketiga setelah tim menerima informasi penemuan jenazah dari warga.

Di hari ketiga sejak pukul 07.00 WITA tim SAR gabungan sudah memulai pencarian, namun hingga siang hari tidak membuahkan hasil, justru terbantu oleh warga yang melihat jasad korban.

Dewa Hendri menyebut dalam misi pencarian ini Basarnas Bali tidak sendiri melainkan dibantu Polres Jembrana, Polsek Mendoyo, TNI AL Pos Pengambengan, Satbrimob Polda Bali, PMI Jembrana, Arjuna Rescue, serta warga lokal. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.