Chevron, ENI, dan GE Tandatangani Kesepakatan Minyak Venezuela Bernilai Miliaran Dollar

Kamis, 03 Sep 2026, 09:55 WIB

CARACAS - Menteri Energi AS Chris Wright pada hari Rabu (2/9) mengawasi penandatanganan kesepakatan senilai "puluhan miliar dollar" antara Venezuela dan perusahaan minyak besar Chevron dan ENI, serta perusahaan energi GE Vernova.

Berbicara bersama Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, Menteri Wright mengatakan delapan kesepakatan yang ditandatangani mewakili "puluhan miliar dollar investasi" dan "sangat penting dalam memulai proses perdamaian, kesempatan, dan kemakmuran" bagi rakyat Venezuela.

Ket. Foto: Menteri Energi AS Chris Wright bertemu dengan Presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez di Istana Kepresidenan Miraflores di Caracas, Venezuela, 2 September 2026. — Sumber: AP

Ia mengatakan peningkatan produksi energi adalah "katalis untuk mentransformasi Venezuela" dan untuk "meningkatkan kondisi kehidupan warga Amerika, kawasan ini, dan semua orang di dunia."

Menggemakan ucapan Presiden AS Donald Trump, Wright menyebut Amerika Latin sebagai "tetangga kita."

Kunjungan Wright diperkirakan akan fokus pada penyelesaian kesepakatan minyak kontroversial yang memberikan Amerika Serikat kendali atas sekitar seperlima dari cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Namun Rodriguez menyatakan kesepakatan itu telah diselesaikan pada tanggal 28 Agustus, hari ketika kesepakatan itu diumumkan oleh Trump dengan penuh kemeriahan.

Trump menyebut kesepakatan yang memberikan Amerika Serikat sebagian besar kekayaan minyak Venezuela sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia."

Rodriguez mengatakan pada hari Rabu, ia berharap "kesepakatan besar yang ditandatangani pada 28 Agustus antara Venezuela dan Amerika Serikat untuk produksi 65 miliar barel minyak yang saat ini tersimpan" akan "menghasilkan manfaat bagi rakyat Amerika Serikat."

Kesepakatan yang ditandatangani di istana kepresidenan Miraflores akan memungkinkan perusahaan AS Chevron dan perusahaan Italia ENI untuk meningkatkan operasi mereka di Venezuela.

Sebelumnya, Chevron telah memperkirakan nilai kesepakatannya mengembangkan dua ladang minyak tambahan di Sabuk Orinoco Venezuela sebesar 7 miliar dollar AS dan mengatakan pihaknya mengharapkan peningkatan produksi lebih dari dua kali lipat dalam lima tahun.

ENI mengatakan telah memperoleh hak eksklusif untuk mengeksplorasi ladang minyak raksasa Junin 5.

Sementara itu, perusahaan energi AS GE Vernova, anak perusahaan General Electric, akan membantu merevitalisasi sektor listrik Venezuela yang terpuruk.

  • Minyak Venezuela

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.