Target Swasembada Gula Makin Dekat! Mentan Optimistis Produksi Nasional Meningkat
Rabu, 02 Sep 2026, 00:23 WIBJAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong produktivitas tebu nasional untuk memperkuat ketahanan gula dalam negeri dan optimistis produksi gula nasional meningkat.
"Mudah-mudahan kita tidak impor white sugar. Caranya, ada 86 persen plasma tebu rakyat tidak dibongkar, sehingga Bapak Presiden perintahkan kami diberi anggaran untuk membongkar plasma ini," kata Amran dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Amran sempat meninjau perkebunan tebu Sugar Group Companies (SGC) di Kecamatan Gedung Meneng, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Amran juga mengapresiasi kontribusi SGC yang dinilai telah memberikan dampak terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. "Bapak sudah berbuat untuk negara, pegawainya total 40 ribu," ujar Amran saat meninjau perkebunan tebu milik SGC.
Menurut Amran, keberadaan perusahaan dengan skala usaha dan tenaga kerja yang besar memiliki peran dalam menggerakkan perekonomian sekaligus mendukung pengembangan sektor pertanian di daerah.
Ia berharap komitmen perusahaan-perusahaan gula nasional dapat terus diperkuat sejalan dengan langkah pemerintah meningkatkan produksi gula dalam negeri. Peningkatan produktivitas tebu dinilai menjadi bagian penting untuk memenuhi kebutuhan nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.
Amran mengatakan pemerintah tengah mendorong optimalisasi lahan dan peningkatan produktivitas tebu, termasuk melalui pengembangan perkebunan tebu rakyat. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pasokan bahan baku sekaligus meningkatkan produksi gula nasional.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, perusahaan gula, dan petani menjadi salah satu faktor penting dalam mencapai target produksi yang telah ditetapkan.
Karena itu, Amran menyatakan dukungannya kepada SGC dan perusahaan-perusahaan gula nasional untuk terus meningkatkan produktivitas serta berkontribusi terhadap pencapaian target produksi gula nasional sebesar 3 juta ton.
âKita support supaya produksinya tinggi. Mudah-mudahan bisa tercapai 100 ton per hektare,â kata Amran.
Ia menegaskan, peningkatan produktivitas lahan menjadi salah satu kunci dalam memperkuat industri gula nasional. Dengan produktivitas yang semakin baik, pemerintah optimistis kebutuhan gula putih dalam negeri dapat dipenuhi secara lebih optimal.
Kunjungan ke perkebunan SGC tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat secara langsung perkembangan sektor pergulaan nasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas di tingkat perkebunan.
Amran berharap langkah peningkatan produksi dapat terus dilakukan secara konsisten sehingga industri gula nasional semakin kuat, produktif, dan mampu mendukung target pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan serta kemandirian gula nasional.
Berita Terkait:
-
PT Pertamina Optimalkan Rumah BUMN demi Dorong UMKM Lokal Naik Kelas
-
Perang Tak Kunjung Usai, Anggota DPR Minta Indonesia Berperan Aktif Dorong AS Hentikan Serangan ke Iran
-
Unit PPA: Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Tangsel Masih Tinggi
-
Hari Jadi Kudus Diusulkan 23 Agustus 1549, Berdasarkan Pembacaan Terbaru Prasasti
-
BMKG: Aktivitas Monsun Australia Picu Gelombang Setinggi 6 Meter di Perairan Selatan Bali
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.