Swasembada 8 Komoditas Pangan Diklaim Tercapai, Tantangan Harga dan Petani Masih Menanti
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, produksi bawang merah diproyeksikan mencapai 1,32 juta ton, sedikit lebih tinggi dibandingkan kebutuhan nasional sekitar 1,25 juta ton.
Secara agregat, delapan komoditas tersebut diproyeksikan menghasilkan sekitar 72,91 juta ton, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 68,22 juta ton. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 4,69 juta ton.
Meski demikian, angka surplus produksi tidak serta-merta menyelesaikan seluruh persoalan pangan. Pemerintah masih menghadapi tantangan untuk memastikan produksi yang meningkat dapat terserap secara optimal, menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen, sekaligus memberikan harga yang layak bagi petani dan produsen.
Kondisi tersebut menjadi penting karena keberhasilan swasembada tidak hanya diukur dari kemampuan produksi melampaui kebutuhan nasional. Ketahanan pangan juga berkaitan dengan keterjangkauan harga, distribusi, cadangan pangan, kualitas produksi, serta kemampuan petani mempertahankan usaha mereka dalam jangka panjang.
Dengan surplus yang disebut mencapai 4,69 juta ton, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk memperkuat cadangan pangan nasional dan menghadapi potensi gejolak pangan global maupun dampak perubahan iklim. Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan surplus tersebut tidak hanya menjadi angka dalam neraca pangan, melainkan benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat dan petani.
Capaian delapan komoditas tersebut karena itu dapat menjadi modal penting menuju kemandirian pangan. Pada saat yang sama, pemerintah perlu membuktikan bahwa peningkatan produksi mampu berjalan beriringan dengan stabilitas harga dan peningkatan kesejahteraan petani.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!