Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swasembada 8 Komoditas Pangan Diklaim Tercapai, Tantangan Harga dan Petani Masih Menanti

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Swasembada 8 Komoditas Pangan Diklaim Tercapai, Tantangan Harga dan Petani Masih Menanti Doc: Antara
Ket. Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto (kedua kanan) dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama pejabat lingkup Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (1/9).

Jakarta - Komisi IV DPR RI mengapresiasi capaian Kementerian Pertanian (Kementan) yang menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis. Namun, capaian produksi tersebut tetap perlu diikuti dengan penguatan tata kelola pangan agar surplus benar-benar berdampak pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan masyarakat.

"Pertama perlu kita berikan apresiasi. Komisi IV memberikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian yang telah berhasil merealisasikan swasembada delapan komoditas pertanian," kata Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto dalam Rapat Kerja dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementan di Jakarta, Selasa (1/9).

Titiek mengapresiasi Kementan atas capaian produksi yang disebut telah mampu memenuhi bahkan melampaui kebutuhan nasional pada delapan komoditas pangan.

Delapan komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan Komisi IV DPR RI yang selama ini turut mengawal kebijakan sektor pertanian.

"Terima kasih atas dukungannya. Semua capaian ini bukan semata Kementan, tapi dukungan luar biasa Ibu Ketua, Wakil Ketua, seluruh Komisi IV DPR RI. Hampir mustahil kita capai semua ini tanpa Bapak Ibu semua yang memberi support luar biasa, memberi masukan," kata Amran.

Ia menegaskan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama pemerintah pusat, DPR, pemerintah daerah, petani, penyuluh, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian.

"Ini luar biasa. Alhamdulillah dari 11 komoditas strategis ada delapan yang sudah swasembada," ujarnya.

Persoalan Pangan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Presiden pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD pada 14 Agustus 2026 menyampaikan Indonesia telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis.

Prabowo menyebut capaian tersebut bahkan terjadi lebih cepat dibandingkan target awal pemerintah.

Berdasarkan neraca pangan 2026, produksi beras diproyeksikan mencapai 34,77 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton. Produksi jagung diperkirakan mencapai 18 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 16,44 juta ton.

Produksi gula konsumsi diproyeksikan mencapai 3,04 juta ton, melampaui kebutuhan sebesar 2,84 juta ton. Di sektor peternakan, produksi daging ayam ras diperkirakan mencapai 4,90 juta ton dibandingkan kebutuhan sekitar 4,02 juta ton, sedangkan produksi telur ayam ras mencapai 6,99 juta ton dari kebutuhan 6,47 juta ton.

Pada komoditas hortikultura, produksi cabai besar diproyeksikan mencapai 1,52 juta ton, jauh di atas kebutuhan nasional sebesar 929 ribu ton. Cabai rawit diperkirakan mencapai 1,51 juta ton dari kebutuhan 914 ribu ton.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Korut Uji Senjata Hipersonik Canggih

32 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Korut Uji Senjata Hipersoni...
Megapolitan
Hyundai Buka HAC Generasi 4...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.