- Home
-
- Megapolitan
-
- Korban Kebakaran Kebayoran...
Korban Kebakaran Kebayoran Lama Utara Butuh Bantuan Seragam dan Alat Sekolah
Rabu, 23 Sep 2026, 15:45 WIBJAKARTA -Â Sejumlah warga korban kebakaran di Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Jakarta Selatan, mendesak bantuan perlengkapan sekolah dan pakaian layak usai permukiman mereka hangus terbakar pada Selasa (22/9) malam.Â
"Yang paling dibutuhkan baju anak sekolah, sepatu, buku, sama perlengkapan anak sekolah," kata salah satu warga warga bernama Hani saat ditemui di lokasi pengungsian di Jakarta, Rabu (23/9).
Dia mengatakan seluruh perlengkapan sekolah kedua anaknya, yang masing-masing duduk di kelas 5 dan kelas 3 SDN 01 Kebayoran Lama Utara, hangus terbakar.
Kedua anaknya bahkan tidak dapat bersekolah pascakebakaran karena tidak memiliki seragam, sepatu, maupun buku pelajaran.
"Hari ini, dia enggak ada yang sekolah karena tidak ada buku, tidak ada baju, tidak ada seragam, tidak ada sepatu. Kosong, habis," ujar Hani.
Selain perlengkapan sekolah, kata dia, kebutuhan lain yang diperlukan keluarga terdampak, di antaranya pakaian dan bahan kebutuhan pokok.
Hani menuturkan kebakaran tersebut juga menghanguskan berbagai dokumen penting milik keluarganya, termasuk KTP, kartu keluarga (KK), akta, serta barang-barang lainnya.
Namun, dia mengaku tidak terlalu memikirkan kebutuhan pribadi dan lebih mengkhawatirkan keberlangsungan sekolah anak-anaknya setelah kehilangan seluruh perlengkapan sekolah.
Sementara itu, Ketua RT 06/RW 01 Santoso mengatakan pakaian juga menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak kebakaran.
"Baju sangat dibutuhkan, soalnya kita enggak ada yang bisa menyelamatkan apa pun, sampai data-data pribadi kita pun hangus terbakar semua," tutur Santoso.
Dia menyebutkan seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah anak-anak juga tidak ada yang berhasil diselamatkan.
Menurut dia, kebakaran besar tersebut bukan merupakan kejadian pertama yang terjadi di wilayahnya. Sebelumnya, kebakaran dengan skala lebih kecil pernah terjadi sebanyak tiga kali.
Namun, kebakaran kali ini menyebabkan kerugian lebih besar karena warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang milik mereka.
Santoso mengaku sudah menempati kawasan tersebut sejak 1965.
Seperti diketahui, sebanyak 24 unit mobil pemadam kebakaran beserta 128 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar sekitar 18 rumah tinggal dan empat tempat usaha di atas lahan seluas 1.205 meter persegi itu pada Selasa (22/9) malam.
Penyebab kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik di salah satu rumah.Â
- seragam sekolah
- kebakaran kebayoran lama
- kebakaran jakarta selatan
- kebayoran lama utara
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.
-
DPRD Gorontalo Utara Sepakat Bahan Baku Makan Siang Sekolah Bergizi Langsung dari Petani
-
Penduduk Lansia Sumbar Tembus 12 Persen, Apa Dampaknya bagi Daerah.
-
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Dampak Ketegangan Timur Tengah Meningkat
-
Shai Gilgeous-Alexander, Nikola Jokic, dan Giannis Antetokounmpo Masuk Finalis MVP NBA 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.