Teknik Memanah Gunakan Gigi dan Mulut, Kholidin Perkuat Perawatan Jelang Para Games

Rabu, 23 Sep 2026, 15:40 WIB

JAKARTA — Kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian dari persiapan atlet para panahan Indonesia, Kholidin, menuju Para Games 2026 di Jepang. Hal ini berkaitan erat dengan teknik memanah yang dikembangkannya, yakni menggunakan mulut dan gigi untuk membantu menarik serta melepaskan tali busur.

Melalui inisiatif bertajuk “Bite Into Glory”, Pepsodent memberikan dukungan perawatan kesehatan mulut yang disesuaikan secara khusus dengan kebutuhan Kholidin sebagai atlet para panahan. Dukungan tersebut mencakup perawatan periodontal profesional di Solo serta penguatan rutinitas perawatan kesehatan mulut sehari-hari.

Ket. Foto: Aksi atlet para panahan Kholidin saat berlatih. Ia memperkuat perawatan kesehatan gigi dan gusi menjelang Para Games 2026 melalui kolaborasi “Bite Into Glory” bersama Pepsodent. — Sumber: Istimewa

Inisiatif ini menempatkan kesehatan gigi dan gusi sebagai salah satu aspek krusial dalam persiapan Kholidin menghadapi kompetisi internasional. Bagi sang atlet, kondisi gigi, gusi, dan rahang memiliki keterkaitan langsung dengan teknik yang digunakan saat berlatih maupun bertanding.

Kholidin telah menekuni olahraga panahan sejak 2017. Setelah melalui latihan panjang dan pengembangan teknik selama bertahun-tahun, ia mengembangkan cara unik untuk menarik serta melepaskan tali busur menggunakan mulut dan giginya.

Dalam periode latihan intensif, Kholidin dapat melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah dalam sehari. Jumlah tersebut bahkan dapat mencapai sekitar 600 anak panah ketika ia memasuki fase latihan puncak.

Intensitas latihan yang tinggi tersebut membuat gigi, gusi, dan rahang berulang kali terlibat dalam mekanisme teknik memanah yang dikembangkannya.

“Saya menyadari bahwa cara saya memanah sekarang sudah tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga ini tidak pernah berubah. Bagi saya, yang terpenting adalah terus mencari cara untuk menjadi lebih baik. Setiap latihan, setiap proses, dan setiap kemajuan menjadi motivasi bagi saya untuk terus melangkah maju,” ujar Kholidin.

Kesehatan Mulut Menjadi Bagian dari Persiapan Atlet

Dalam konteks teknik yang digunakan Kholidin, perawatan kesehatan mulut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rutinitasnya sebagai atlet. Perhatian khusus tentu diberikan tidak hanya pada kondisi gigi, tetapi juga kesehatan gusi dan jaringan pendukung gigi.

Oral Care Category Lead Unilever Indonesia, Rikka Anggitha, mengatakan bahwa kisah Kholidin menunjukkan arti penting konsistensi dan proses dalam mengembangkan kemampuan sebagai atlet.

“Kisah Kholidin menunjukkan bagaimana konsistensi, kerja keras, dan kegigihan dapat mendorong seorang atlet untuk terus berkembang dan berprestasi. Bagi Kholidin, gigi dan mulut bukan hanya penting bagi kesehatan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian penting dari teknik yang ia kembangkan untuk berlatih dan bertanding,” ujar Rikka.

Menurut Rikka, melalui inisiatif “Bite Into Glory”, Pepsodent ingin mendampingi Kholidin dalam menjaga kesehatan mulut sekaligus mempersiapkan diri secara optimal menghadapi kompetisi internasional.

“Kolaborasi ini menjadi unik karena kami tidak hanya mendukung olahraga yang ia tekuni, tetapi juga membantu menjaga bagian penting yang menunjang tekniknya. Kholidin sendiri telah lama menggunakan Pepsodent, sehingga kolaborasi ini terasa seperti langkah yang natural sejak awal. Kami berterima kasih atas kepercayaannya kepada Pepsodent untuk menjadi bagian dari perjalanannya,” tambahnya.

Sementara itu, Pepsodent Expert drg. Mirah menyampaikan bahwa kesehatan gusi dan jaringan gigi perlu mendapat perhatian ekstra mengingat beratnya intensitas latihan Kholidin.

“Mengingat intensitas latihan Kholidin serta penggunaan gigi dan mulut sebagai bagian dari teknik memanahnya, menjaga kesehatan gusi dan jaringan gigi menjadi sangat penting. Perawatan periodontal yang tepat dapat membantu menjaga kondisi kesehatan mulutnya agar tetap optimal dan kuat, sehingga ia dapat terus menjalani latihan dengan baik dalam persiapannya menuju kompetisi internasional,” ujar drg. Mirah. (Catatan: Penulisan gelar dokter gigi disesuaikan menjadi drg. agar lebih tepat secara kaidah).

Bersiap Menuju Para Games 2026

Kholidin kini mematangkan persiapan diri menghadapi Para Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Prefektur Aichi, Jepang. Persiapan dilakukan melalui latihan yang terfokus dan konsisten, disertai evaluasi teknik demi mendongkrak performa puncaknya.

“Bagi saya, setiap kompetisi adalah kesempatan untuk belajar, mengevaluasi diri, dan terus berkembang. Teknik saya mungkin berbeda, tetapi ambisi saya sebagai atlet tetap sama: menjadi lebih baik setiap hari dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ungkap Kholidin.

Ia mengungkapkan telah mempercayakan kebersihan giginya pada Pepsodent selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan melalui kolaborasi ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti dalam perjalanannya mengejar target prestasi tertinggi.

“Saya sudah menggunakan Pepsodent selama bertahun-tahun, dan dukungan serta kolaborasi ini menjadi semakin berarti bagi saya dalam mengejar target-target yang lebih besar dalam perjalanan saya sebagai atlet,” katanya.

Melalui perawatan yang berkelanjutan, Pepsodent dan Kholidin berkomitmen menjaga kesehatan gigi dan gusi sebagai fondasi penting dari latihan dan kompetisi. Rikka berharap inisiatif “Bite Into Glory” dapat memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya kesehatan mulut dalam menunjang rasa percaya diri dan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap inisiatif ‘Bite Into Glory’ dan dukungan yang diberikan Pepsodent dapat menjadi pengingat bahwa kesehatan mulut bukan hanya tentang memiliki senyum yang sehat, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi rasa percaya diri yang mendorong setiap individu untuk bermimpi lebih besar dan mencapai yang terbaik,” tutup Rikka.

Pepsodent menyebut “Bite Into Glory” sebagai kolaborasi performa kesehatan mulut pertama di dunia untuk atlet para panahan dengan teknik menarik tali busur menggunakan mulut dan gigi. Klaim tersebut merujuk pada kolaborasi pertama yang diketahui antara jenama perawatan kesehatan mulut dan atlet para panahan kompetitif dengan karakteristik teknik serupa, berdasarkan informasi publik yang ditinjau hingga September 2026.

  • panahan
  • pepsodent
  • Atlet Indonesia
  • Unilever Indonesia
  • Perawatan Gigi
  • kesehatan gigi
  • Kholidin
  • Para Games 2026
  • Para Panahan
  • Performa Atlet
  • Bite Into Glory

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.