Piala Jerman: Bayern Waspadai Kejutan Osnabruck

Rabu, 02 Sep 2026, 07:00 WIB

OSNABRUCK, JERMAN — Secara kasta Osnabruck berada dua tingkat di bawah Bayern Munich namun DFB Pokal (Piala Jerman) bukan panggung yang mengenal logika peringkat. Bayern datang sebagai juara bertahan. Osnabruck datang sebagai penantang yang tidak memiliki banyak pilihan selain bermain tanpa rasa takut.

Pertemuan di Bremer Brucke, Kamis (3/9) dini hari WIBmenjadi ujian pertama Bayern dalam mempertahankan mahkota sekaligus mengukur apakah dominasi mereka sejak awal musim benar benar sulit dihentikan

Ket. Foto: Ilustrasi pemain Bayern Munich. — Sumber: Bayern Munich

Bayern memasuki pertandingan dengan modal mengesankan. Setelah menundukkan Borussia Dortmund 2 1 dalam Franz Beckenbauer Supercup mereka mengalahkan Stuttgart 5-1 dalam laga pembuka Bundesliga. Vincent Kompany kini membawa tim asuhannya ke pertandingan yang secara teori jauh lebih ringan namun justru menyimpan jebakan terbesar karena lawan tidak memiliki beban ekspektasi

Kompany memahami bahwa pertandingan seperti ini tidak boleh diperlakukan sebagai formalitas. Terlebih sejarah pertemuan Bayern dengan Osnabruck menunjukkan bahwa Bremer Brücke pernah menjadi tempat lahirnya kejutan. Pada tahun 1978 Osnabruck secara sensasional menyingkirkan Bayern 5-4 di Munchen Sementara dua pertemuan berikutnya dimenangi Bayern dengan skor 2-0 pada tahun 2001 dan 3-2 pada tahun 2004

“Sempurna itu tidak pernah ada tetapi penampilan kami sudah sangat mengesankan” ujar Kompany setelah kemenangan telak atas Stuttgart.

Pernyataan itu menunjukkan standar yang diterapkannya tetap tinggi bahkan ketika Bayern sedang berada dalam momentum terbaik

Kekuatan Bayern juga terlihat dari konsistensi mereka di laga tandang. Dalam 32 pertandingan domestik terakhir di luar kandang mereka tidak terkalahkan dengan 26 kemenangan dan enam hasil imbang. Bahkan 21 di antaranya berakhir dengan Bayern mencetak sedikitnya tiga gol

Namun Kompany diperkirakan melakukan rotasi Jonas Urbig hampir pasti menggantikan Manuel Neuer di bawah mistar Kesempatan juga terbuka bagi Tom Bischof Aleksandar Pavlovic Lennart Karl Ismael Saibari dan Arijon Ibrahimovic untuk tampil sejak awal. Rotasi penting karena Bayern harus menjaga kebugaran menghadapi jadwal padat setelah laga ini

.Meski demikian atmosfer Bremer Brücke bisa menjadi senjata Osnabrück Stadion dipastikan penuh dan klub tuan rumah bahkan menyiapkan seragam khusus yang terinspirasi dari kemenangan bersejarah 5 4 atas Bayern pada 1978

Bayern memiliki rekor luar biasa di laga pembuka DFB Pokal Mereka telah memenangkan 30 pertandingan babak pertama secara beruntun sejak tersingkir dari TSV Vestenbergsgreuth pada musim 1994-95. Rekor itu memperlihatkan bahwa kejutan pada tahap awal bukan sesuatu yang mudah dilakukan terhadap raksasa Munchen.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.