Ketangguhan Alcaraz Diuji Faria di Babak Kedua

Rabu, 02 Sep 2026, 06:42 WIB

NEW YORK – Petenis Spanyol Carlos Alcaraz melangkah ke babak kedua US Open 2026 dengan modal kemenangan meyakinkan sekaligus kabar menggembirakan mengenai kondisi fisiknya. Setelah menuntaskan laga perdana tanpa rasa sakit pada pergelangan tangan, juara bertahan asal Spanyol itu selanjutnya menghadapi petenis Portugal, Jaime Faria.

Alcaraz mengawali upayanya mempertahankan gelar dengan mengalahkan petenis Russia Roman Safiullin 6-4, 6-4, 6-4 di Arthur Ashe Stadium, Selasa (1/9) dini hari WIB. Kemenangan tersebut menjadi penampilan tunggal pertamanya setelah absen hampir lima bulan akibat cedera pergelangan tangan.

Ket. Foto: Petenis Spanyol Carlos Alcaraz memukul bola pengembalian ke arah petenis Rusia Roman Safiullin dalam pertandingan babak pertama tunggal putra pada hari kedua turnamen tenis US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York City, 31 Agustus 2026. — Sumber: TIMOTHY A. CLARY / AFP

Menghadapi Faria, Alcaraz tentu kembali menjadi unggulan. Namun, laga babak kedua ini juga menjadi ujian berikutnya bagi kondisi fisiknya setelah menjalani masa pemulihan panjang. Dia baru kembali bertanding setelah 139 hari dan mengaku sangat merindukan atmosfer kompetisi.

“Ini lima bulan yang sangat berat bagi. Saya merindukan penonton, energi, kompetisi, saya merindukan semuanya,” ujar Alcaraz. Petenis 23 tahun itu memang belum menunjukkan performa terbaiknya seperti ketika meraih gelar Grand Slam, tetapi secara bertahap ia menemukan kembali ritme permainannya. Senjata utamanya, forehand keras dan akurat, menghasilkan lebih dari 20 winner sepanjang pertandingan.

Alcaraz sempat kehilangan servis pada awal set kedua, tetapi langsung merespons dengan mematahkan servis Safiullin di gim berikutnya. Setelah itu, dia mengambil kendali pertandingan. Sebuah pukulan forehand yang tepat di garis kembali memberinya break pada gim ketujuh sebelum akhirnya menutup set.

Set ketiga berlangsung lebih mudah. Alcaraz terus menekan dengan pukulan dari baseline dan kembali memanfaatkan peluang break untuk memastikan kemenangan tiga set langsung. “Secara permainan saya merasa normal, bermain dengan gaya saya. Lengan dan pergelangan tangan terasa sangat baik,” ujar Alcaraz.

“Jelas saya tetap akan menjaganya, sebelum pertandingan dan selama turnamen. Tetapi saya sangat bahagia akhirnya bisa bermain tanpa rasa sakit,” tuturnya. Kemenangan tersebut juga terasa istimewa karena Alcaraz datang ke New York dengan berbagai pertanyaan mengenai kebugarannya. Cedera pada tangan dominannya memaksanya mundur dari Barcelona Open dan membuat sebagian besar musimnya terganggu.

“Saya tidak tahu seberapa jauh akan melangkah di turnamen ini. Saya tidak tahu apakah akan kalah di pertandingan pertama, mencapai babak kedua atau bahkan final,” katanya. “Yang saya inginkan adalah menikmati setiap kesempatan ketika masuk ke lapangan,” tandasnya.

Ambisi Alcaraz sendiri cukup besar. Setelah menjuarai Australian Open di awal tahun dan menjadi petenis putra termuda yang melengkapi koleksi gelar Grand Slam sepanjang karier, dia kini berusaha menutup musim dengan kembali mengangkat trofi Grand Slam. ben/AFP/G-1

  • US Open 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.