Metode PM-AAS Terbukti Dongkrak Panen Padi di Banten, Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Rabu, 02 Sep 2026, 06:07 WIBSERANG, BANTEN - Penerapan Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) diungkap Gubernur Banten Andra Soni terbukti mampu mendongkrak produktivitas hasil panen padi di wilayahnya secara signifikan hingga mencapai 12,88 ton gabah per hektare.
Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri panen raya menggunakan teknologi pertanian modern di Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (1/9).
âPenggunaan metode PM-AAS melipatgandakan hasil panen dari rata-rata normal 6 ton menjadi 12,88 ton gabah per hektare, berdasarkan hasil Survei Ubinan BPS Kota Serang,â ujarnya.
Modernisasi ini memberikan keuntungan bersih sekitar Rp49 juta per musim tanam per hektare, yang diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan kelompok tani secara nyata.
Pemprov Banten memastikan para petani mendapat pendampingan intensif dalam mengoperasikan alat-alat canggih seperti drone pertanian hingga mahir dan bersertifikat.
âSehingga ke depan bantuan peralatan baik dari pusat, provinsi maupun kabupaten atau kota akan semakin banyak dan bisa difungsikan dengan baik oleh para petani kita,â jelasnya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga berkomitmen untuk terus mempertahankan luas Lahan Baku Sawah (LBS) di sejumlah wilayah di Provinsi Banten yang telah ditetapkan. Kemudian untuk menunjang produktivitas dan peningkatan hasil panen petani itu, Pemprov Banten akan terus mengoptimalkan sejumlah irigasi yang menjadi denyut nadi pertanian.
âSaya optimistis dengan penerapan teknologi ini, Provinsi Banten akan semakin kuat sebagai daerah penyangga pangan nasional, bahkan berkontribusi menuju cita-cita Indonesia sebagai lumbung pangan dunia tahun 2045,â ujarnya.
Penerapan metode PM-AAS saat ini telah mencakup lahan seluas 100 hektare yang tersebar di tiga kelurahan, yakni Margaluyu, Kilasah, dan Kasunyatan, dengan melibatkan tujuh kelompok tani serta penggunaan varietas benih unggul Inpari 32. Ant
- Teknologi Pertanian
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Perkuat Literasi Keuangan dan Pengembangan SDM, Bank Mandiri Taspen Jalin MoU Dengan IPB University.
-
Hama Thrips Bikin Cabai Bengkok & Rontok! Syngenta Luncurkan Teknologi Baru
-
Wisatawan Alami Kecelakaan, Pemkab Lombok Tengah Perbarui Rambu Bahaya di Lokasi Wisata
-
Kebakaran di Gunung Ringgit Sudah Padam, BPBD Probolinggo Tetap Siaga
-
Rekor Baru, Pre-Order Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 Capai 271 Ribu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.