Arsenal dan Barcelona Siap Hadapi Ujian Berat
Rabu, 02 Sep 2026, 06:51 WIBLONDON â Arsenal dan Barcelona sama-sama mengawali musim dengan catatan sempurna. Kemenangan yang mereka raih di pekan ketiga justru memberikan gambaran berbeda tentang tantangan berikutnya. Arsenal semakin kokoh dengan kemenangan tipis 1-0 atas Aston Villa. Sedangkan Barcelona tampil produktif saat menundukkan Rayo Vallecano 5-2, Selasa (1/9) dini hari WIB. Kini, kedua juara bertahan itu menghadapi ujian yang lebih berat untuk membuktikan konsistensi mereka.
Arsenal menunjukkan kembali wajah pragmatis yang menjadi salah satu kekuatan utama mereka musim lalu. Gol Bukayo Saka pada menit ke-59 memastikan The Gunners membawa pulang tiga poin dari Villa Park dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Arsenal menguasai permainan dan lebih sabar membangun serangan, tetapi Aston Villa tampil disiplin sehingga pertandingan berjalan tanpa banyak peluang bersih. Tuan rumah bahkan sempat mengancam ketika tembakan Emi Buendia membentur mistar pada babak pertama.
Kesabaran Arsenal akhirnya membuahkan hasil. Setelah penalti Saka dianulir melalui VAR, penyerang Inggris itu menunjukkan naluri predatornya dengan menyambar umpan silang mendatar Riccardo Calafiori dari jarak dekat. Calafiori lebih dulu mendapatkan bola setelah menerima umpan cerdas dari pemain pengganti Eberechi Eze.
Keunggulan 1-0 kemudian mampu dipertahankan Arsenal hingga pertandingan berakhir. Villa bahkan kembali gagal melepaskan tembakan tepat sasaran, seperti yang terjadi pada pertandingan sebelumnya.
Kemenangan itu mengangkat Arsenal ke enam poin, sejajar dengan Manchester City, Hull City, dan Chelsea. Bagi Mikel Arteta, hasil tersebut jauh lebih penting daripada bagaimana kemenangan itu diraih.
âSaya sangat senang. Ini kemenangan yang sangat besar,â ujar Arteta. âKami pantas mendapatkannya. Ini performa luar biasa dari seluruh skuad,â tambahnya.
Kemenangan di Birmingham juga menegaskan kedalaman skuad Arsenal. Dua pemain baru, Bruno Guimaraes dan mantan bek Villa, Ezri Konsa, mendapatkan kesempatan menjalani debut Premier League bersama klub setelah masuk sebagai pemain pengganti.
Musim lalu Arsenal mengoleksi delapan kemenangan dengan skor 1-0 dalam perjalanan menuju gelar Liga Inggris pertama mereka dalam 22 tahun. Jika sebelumnya muncul harapan Arsenal akan meninggalkan pendekatan pragmatis demi sepak bola yang lebih menyerang dan mengalir, kemenangan di Villa Park justru menunjukkan bahwa Arteta masih mempercayai keseimbangan.
Pertahanan yang solid dan kekuatan di lini tengah memungkinkan Arsenal menunggu saat yang tepat sebelum menghukum lawan. Namun, ujian sebenarnya sudah menanti.
Chelsea menjadi lawan Arsenal berikutnya akhir pekan ini. Tim asal London itu dikenal memiliki produktivitas serangan tinggi dan akan memberikan tes pertama terhadap pertahanan Arsenal yang sejauh ini masih sangat rapat. Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Arteta untuk melihat apakah pendekatan konservatif sekaligus efektif timnya mampu bertahan ketika menghadapi lawan dengan daya serang lebih besar.
Barca Menang
Sementara itu, Barcelona menghadapi persoalan yang berbeda. Tim juara bertahan La Liga tampil menghibur sekaligus produktif ketika mengalahkan Rayo Vallecano 5-2 di Camp Nou. Lamine Yamal dan Raphinha sama-sama mencetak dua gol. Satu gol lainnya lahir dari bunuh diri Florian Lejeune. Sergio Camello membalas dengan dua gol untuk Rayo, tetapi Barcelona tetap mampu menjaga rekor sempurna: tiga pertandingan, tiga kemenangan.
Bagi Yamal, pertandingan tersebut memiliki arti khusus. Gol pertamanya membuat pemain berusia 19 tahun itu mencapai 50 gol untuk Barcelona. Dia mencapai tonggak tersebut dua tahun lebih muda dibandingkan Lionel Messi ketika legenda klub itu mencatat pencapaian serupa. âPada babak pertama kami bermain sangat fantastis. Kebobolan untuk membuat skor 0-1 memang bisa terjadi, tetapi reaksi kami sangat bagus,â ujar pelatih Barcelona Hansi Flick.
âKetika unggul 3-1, terutama bermain di kandang, Anda harus mengontrol pertandingan jauh lebih baik,â katanya. âKami memiliki kualitas untuk mengendalikan permainan dan menguasai bola lebih banyak,â jelasnya. Masalah Barcelona terletak pada kecenderungan mereka untuk terus menyerang. Mentalitas tersebut menghasilkan banyak gol, tetapi juga membuka ruang bagi lawan.
Rayo bahkan lebih dulu unggul setelah Jules Kounde kehilangan pengawalan terhadap Alvaro Garcia. Bola kemudian dikirim kepada Camello yang menyelesaikannya dengan tendangan first time ke pojok atas gawang. Barcelona merespons cepat. Raphinha menyamakan kedudukan setelah memperdaya Pathe Ciss dengan gerakan kaki yang impresif sebelum melepaskan penyelesaian dingin. Pemain Brasil itu kembali menjadi pusat perhatian karena pada awal musim ini dimainkan sebagai penyerang tengah.
Kondisi tersebut menjadi semakin menarik karena Barcelona juga tengah bersiap menyambut Gabriel Jesus. Penyerang Arsenal itu disebut berada di ambang kepindahan ke Camp Nou sebelum penutupan bursa transfer, Selasa. Kehadirannya berpotensi menciptakan persaingan langsung dengan Raphinha untuk posisi ujung tombak.
Setelah gol Yamal, Barcelona memperbesar keunggulan melalui gol bunuh diri Lejeune. Rayo kemudian kembali menekan dan Camello mencetak gol keduanya lewat sundulan untuk membuat kedudukan 3-2.
Namun, Barcelona kembali menemukan ruang. Anthony Gordon ikut berperan dalam gol kedua Raphinha setelah pemain asal Inggris itu memberikan umpan tumit yang diselesaikan Raphinha. Gol tersebut menjadi gol kelimanya musim ini sekaligus menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak La Liga. ben/AFP/G-1
- Arsenal
- Barcelona
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Gol-Gol Menegangkan! Barcelona Taklukkan Al Ahly 2-1 di Laga Pramusim
-
Rashford Bersinar di Sesi Latihan, Peluang Bangkit di Manchester United Kembali Terbuka
-
Arsenal Kalahkan Coventry City 3-0 dalam Pertandingan Pembuka Liga Inggris
-
Kapolda Bengkulu Imbau Masyarakat Waspadai Investasi Ilegal, Cek Legalitas di OJK.
-
Paus Leo XIV Soroti Krisis Ceuta, Spanyol Desak Solidaritas Uni Eropa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.