'The Doll Ghawiah': Kisah Mitos Boneka Uci Jalan Siliwangi Bandung Naik ke Layar Lebar
Selasa, 22 Sep 2026, 19:41 WIBJAKARTA - Mitos terkenal di Kota Bandung, yaitu kisah "Boneka Uci di Jalan Siliwangi" diangkat ke bioskop lewat film terbaru garapan Guntur Soeharjanto berjudul "The Doll Ghawiah" yang dijadwalkan tayang di Indonesia pada 29 Oktober 2026.
Film tersebut juga tersedia dalam format IMAX untuk memberikan pengalaman menonton dengan visual dan tata suara yang lebih intens.
Dalam sinopsis rumah produksi Hitmaker Studios yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (22/9), mitos dengan latar tahun 1988 yang melatarbelakangi "The Doll Ghawiah" diceritakan melalui Laras, seorang pelayan restoran lokal.
Laras (diperankan oleh Sara Wijayanto) menceritakan kisah Uci, seorang anak yang meninggal dunia setelah kecelakaan tabrak lari di Jalan Siliwangi.
Uci disebut masih mencari boneka kesayangannya setelah tertimpa kecelakaan tragis tersebut. Kisah yang diceritakan Laras menyimpan bagian penting dalam menyingkap misteri yang dialami keluarga tokoh utama film "The Doll Ghawiah" yaitu Arya (Darius Sinathrya) dan Evi (Titi Kamal) saat memutuskan pindah dari Jakarta ke Bandung bersama kedua anak mereka, Gita (Aisyah Aqilah) dan Nala (Laura Moane).
Film yang disutradarai oleh Guntur Soeharjanto "The Doll Ghawiah" menjadi bagian terbaru dari pengembangan semesta "The Doll", setelah tiga film pendahulunya dan satu "spin-off" berjudul "Sabrina" (2018) disutradarai oleh Rocky Soraya sejak 2016 hingga 2022.
Hitmaker Studios mempercayakan penyutradaraan film "The Doll Ghawiah" kepada Guntur Soeharjanto ("Kabayan Jadi Milyuner", "Ranah 3 Warna", "99 Cahaya di Langit Eropa") karena rekam jejaknya melalui sejumlah judul film. Ant
- The Doll Ghawiah
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.