Bukan Sekadar Bertahan, UMKM Langkat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
Minggu, 30 Agu 2026, 18:55 WIBLANGKAT â UMKM daerah naik kelas bukan sekadar soal meningkatnya omzet, tetapi tentang kemampuan membangun usaha yang lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Penguatan kualitas produk, akses pembiayaan, digitalisasi, legalitas, hingga perluasan pasar menjadi kunci agar UMKM tidak berhenti sebagai usaha bertahan hidup, tetapi mampu masuk ke rantai pasok dan pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terus berupaya agar UMKM daerah itu naik kelas, termasuk di antaranya dengan mengikutsertakan dalam berbagai pameran maupun acara di tingkat provinsi maupun nasional.
"Melalui berbagai acara yang diikuti, baik tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional, kami harapkan produk UMKM Langkat semakin dikenal masyarakat luas," kata Plt. Bupati Langkat Tiorita Surbakti di Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (30/8).
Terakhir Pemkab Langkat mengikuti Apkasi Otonomi Expo, 27-29 Agustus 2026 di Nusantara Hall Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten.
Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkab Langkat dalam upaya memperkenalkan potensi daerah sekaligus mempromosikan berbagai produk unggulan pelaku usaha lokal kepada pasar yang lebih luas.
Pada ajang tersebut, Pemkab Langkat melalui Dinas Perdagangan turut ambil bagian dengan menghadirkan stan pameran yang menampilkan beragam produk khas dan unggulan Kabupaten Langkat.
Berbagai produk lokal dipamerkan untuk menarik perhatian pengunjung, mulai dari aneka kuliner khas Langkat, kain songket, hingga tanjak Langkat.
Salah satu produk yang turut menjadi perhatian adalah tanjak Langkat yang diproduksi langsung oleh Wali Utama Komunitas Tanjak Langkat, M. Nawawi.
Menurut dia, keikutsertaan Kabupaten Langkat dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan dan potensi daerah, khususnya berbagai produk unggulan yang dihasilkan oleh pelaku usaha lokal.
Melalui ajang berskala nasional tersebut, produk-produk khas Langkat diharapkan semakin dikenal masyarakat luas, sekaligus membuka peluang pasar dan kerja sama yang lebih besar bagi pelaku UMKM dan pengusaha daerah.
"Semoga UMKM Langkat dapat terus maju dan tentunya itu memerlukan dukungan semua pihak," katanya.
Apkasi Otonomi Expo 2026 kali ini mengangkat tema âJelajahi Ragam Komoditas Indonesia tanpa Batasâ menjadi wadah bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk menampilkan berbagai komoditas unggulan daerah, peluang investasi, pengadaan barang dan jasa, serta inovasi pelayanan publik.
Melalui keikutsertaan dalam APKASI Otonomi Expo 2026, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap promosi produk unggulan daerah dapat semakin luas dan berkelanjutan.
Selain memperkenalkan identitas serta kekayaan daerah, partisipasi tersebut juga diharapkan mampu membuka akses pasar dan peluang kerja sama yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Langkat.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menaker: Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan
-
Warga Tuban Diguyur Pasar Murah
-
Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara.
-
Anak Terlantar di Gorontalo Utara Butuh Perhatian, Warga Desak Pemda Bertindak.
-
Kasus Korupsi Perizinan Tambang ESDM Jatim: Tersangka Bertambah, Barang Bukti dan Aset Miliaran Rupiah Disita
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.