Kemenpar Pasang Target Besar: Dieng Culture Festival Harus Bikin Wisata RI Makin Mendunia

Sabtu, 29 Agu 2026, 09:40 WIB

BANJARNEGARA – Memperkuat citra pariwisata Indonesia menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing destinasi di tengah persaingan global.

Promosi tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi perlu dibarengi penguatan kualitas layanan, pengalaman wisata, ekonomi kreatif, serta narasi budaya yang autentik.

Ket. Foto: Pembukaan Dieng Culture Festival (DCF) 2026 di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (28/8/2026). — Sumber: ANTARA/ Sumarwoto

Citra positif yang konsisten dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, dan mendorong belanja wisata sehingga dampaknya lebih besar bagi ekonomi daerah dan pelaku UMKM.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyebutkan Dieng Culture Festival (DCF) 2026 sebagai salah satu kegiatan strategis untuk memperkuat citra pariwisata Indonesia yang autentik sekaligus meningkatkan daya saing destinasi di tingkat global.

Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenpar Titik Lestari, dalam pembukaan DCF 2026 di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat (28/8), mengatakan DCF yang digelar untuk ke-16 kalinya memiliki kekuatan karena tumbuh dan berkembang dari masyarakat setempat.

"Menjadikan Dieng Culture Festival sebagai wajah pariwisata Indonesia yang autentik dan berdaya saing global," katanya.

Menurut dia, penyelenggaraan DCF tidak hanya menjadi ruang untuk menjaga dan memperkenalkan warisan budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Dia mengatakan banyak UMKM yang berpartisipasi dalam DCF 2026, bahkan jumlahnya terlihat lebih banyak dibandingkan data yang diterima Kemenpar sebelumnya.

"Kita lihat UMKM yang menjajakan jajanan tadi sudah laris terjual. Mudah-mudahan masyarakat menikmati dampak dari penyelenggaraan ini," katanya.

Dia mengatakan Kemenpar turut mempromosikan DCF melalui berbagai platform promosi serta kegiatan promosi pariwisata di luar negeri.

Bahkan, kata dia, DCF 2026 masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) dan menjadi salah satu dari 10 kegiatan terbaik yang dipilih dalam program tersebut.

Menurut dia, masuknya DCF dalam kalender kegiatan nasional menjadi peluang untuk memperluas promosi Dieng kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Kemenpar juga akan melakukan survei terhadap dampak penyelenggaraan DCF 2026 selama kegiatan berlangsung hingga hari ketiga.

Hasil survei tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk melihat tingkat kebermanfaatan kegiatan dari tahun ke tahun.

"Kami akan melakukan survei dampak dari kegiatan ini sehingga kebermanfaatannya nanti akan kita lihat dari data hasil survei yang kami himpun," katanya.

Dia mengatakan Kemenpar mulai mendampingi DCF sejak 2021 dan berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan memberikan dampak lebih luas.

Menurut dia, penguatan kurasi program, peningkatan tata kelola kegiatan, serta pengukuran dampak yang lebih terstruktur menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target pariwisata nasional.

"Target kunjungan wisatawan mancanegara 17,6 juta dan pergerakan wisatawan nusantara sebesar 1,2 miliar dapat tercapai, salah satunya melalui penguatan kurasi program, peningkatan tata kelola event, dan pengukuran dampak yang lebih terstruktur," katanya.

Titik mengharapkan DCF 2026 tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, juga mampu memperkuat posisi Dieng sebagai destinasi wisata berbasis budaya yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

Pergelaran DCF 2026 digelar pada 28-30 Agustus dengan berbagai kegiatan seperti Festival Kopi, Pameran UMKM, Festival Domba Batur, Jazz Atas Awan, dan Ruwatan Anak Berambut Gimbal.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Asal Pakai AI! Wamenkomdigi Soroti Risiko di Sektor Keuangan

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan Pekerja Informal Lewat 3R

Amankan Ajang Merdeka Run di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 784 Personel

Sabtu, Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi

Kemenpar Pasang Target Besar: Dieng Culture Festival Harus Bikin Wisata RI Makin Mendunia

Harga Emas Antam pada Sabtu (29/8) Anjlok Rp48.000 Menjadi Rp2,670 Juta/Gr

Dinas Pertanian Sumatera Selatan Sosialisasi Juknis Penyaluran Pupuk Subsidi ke Penyuluh

Terdata Desil 9, BPS Perbarui Data Warga Kulon Progo Timbul Jadi Desil 3

Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya

Peter Cullen, Pengisi Suara Optimus Prime Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok Terus Bertambah

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Perkuat Tracing TB melalui Program CKG

Tiongkok Ingatkan Risiko Bencana Longsor Lanjutan di Perbatasan Nepal

Mulai Hari Ini, Draf PPHN Bisa Diakses Publik di Laman Resmi MPR RI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta: Ada Pertunjukan Tari Balet di TIM hingga Pameran Wastra Nusantara di Museum Tekstil

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Siap Salurkan Beras SPHP dan Minyakita

Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg

Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya!

Pergelangan Kaki Bermasalah, Carlos Baleba Harus Absen Tiga Pekan

Tayang 1 Oktober, Film "Lobang Buaya" Garapan Hanung Bramantyo Berlatar Peristiwa Kelam Tahun 1965

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.