Kebakaran Gunung Semeru Meluas Hingga 160 Hektare, Dua Helikopter Lancarkan Water Bombing

Sabtu, 29 Agu 2026, 13:23 WIB

LUMAJANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meluas ke tujuh titik. Petugas gabungan masih melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara pada Sabtu.

Dikutip dari Antara, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Yudhi Cahyono mengatakan tujuh titik kebakaran tersebut berada di Ledok Bedor, Blok Jantur, Blok Ranukembang, Ayak-Ayak, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, dan Puncak Trisula.

Ket. Foto: Pemadaman karhutla di Gunung Semeru menggunakan helikopter water bombing untuk menjangkau daerah yang tidak bisa diakses petugas, Jumat (28/8). — Sumber: Istimewa

"Titik api berada di Ledok Bedor, Blok Jantur, Blok Ranukembang, daerah Ayak-Ayak, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, dan Puncak Trisula," kata Yudhi.

Dikutip dari Antara, Yudhi mengatakan BPBD Lumajang bersama tim gabungan melakukan pemadaman di sejumlah titik yang dipimpin oleh TNBTS. Penanganan dilakukan di kawasan hutan wilayah Desa Argosari dan Desa Ranupani, Kecamatan Senduro.

Untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses dari darat, BPBD Jawa Timur mengerahkan dua helikopter untuk melakukan water bombing.

"Untuk memperkuat upaya pemadaman, dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur sudah dikerahkan melakukan water bombing ke sejumlah titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat," ujarnya.

Tim BPBD Kabupaten Lumajang juga mengerahkan dua unit trail menuju jalur pendakian Ranu Kumbolo untuk melakukan penyisiran titik api sekaligus memantau pergerakan helikopter PK-DAP yang digunakan dalam operasi water bombing.

Dua helikopter tersebut diarahkan ke kawasan Blok Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik, Desa Ranupani, Kecamatan Senduro. Pemadaman dari udara dilakukan bersamaan dengan penanganan oleh petugas di lapangan.

Operasi water bombing sebelumnya sempat dihentikan pada Jumat (28/8) siang akibat kondisi angin yang cukup kencang. Helikopter PK-DAP Jawa Timur kemudian kembali ke Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh untuk siaga.

Kepala Seksi PTN Wilayah III TNBTS Agus Kusuma Negara mengatakan terdapat dua lanskap yang mengalami kebakaran secara masif, yakni kawasan Ayak-Ayak dan Bangunan Cilik. Kondisi medan menjadi salah satu pertimbangan dalam penggunaan dukungan pemadaman dari udara.

"Yang satu berada di Ayak-Ayak, kedua ada di Bangunan Cilik. Upaya yang dilakukan dengan berkolaborasi dengan bantuan water bombing dari BPBD Jatim," kata Agus.

Selain pemadaman dari udara, petugas tetap melakukan penanganan secara manual di lokasi yang dapat dijangkau. Upaya tersebut dilakukan dengan membuat sekat api dan menggunakan peralatan pemadaman yang tersedia.

Berdasarkan data sementara TNBTS, luas kawasan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 160 hektare. Vegetasi kering menjadi salah satu jenis tutupan lahan yang terbakar.

Penanganan melibatkan petugas TNBTS, BPBD Lumajang, relawan, masyarakat, serta dukungan BPBD Jawa Timur melalui pengerahan helikopter water bombing.

Petugas juga melakukan pemantauan terhadap kawasan yang telah ditangani untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

  • Kebakaran Gunung Semeru

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perajin Kriya Payakumbuh Dapat Program Akselerasi dari Kemenekraf Dorong Ekraf Bangkit Pasca Bencana

Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut

Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi Terbarukan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian di Makassar

UMKM Babel Bersiap Naik Kelas! Explore Babel Jadi Ajang Tingkatkan Kapasitas

Gojek Berangkatkan Umrah Gratis 70 Driver Paling Setia, Menhub Apresiasi Kesejahteraan Mitra

Geger Kebakaran di Gedung KPK, Ini Kata Jubir Budi Prasetyo

Trenggalek Gelar Tradisi Jamasan Pusaka Jelang Hari Jadi ke-832

Demo 27 Agustus Bikin Geger, Menhub Ungkap Kondisi Fasilitas Transportasi

Bitcoin Tembus US$80 Ribu: Investor Wajib Waspada, Jaga Manajemen Risiko

Tembus Pasar Afrika, Camilan Perut Punai dari Bengkulu Dapat Kontrak Ekspor

Dikepung Kabut Asap, Warga Pontianak Shalat Mohon Turun Hujan di Halaman Masjid Raya

Kebakaran Gunung Semeru Meluas Hingga 160 Hektare, Dua Helikopter Lancarkan Water Bombing

GATF Digelar Lagi, Garuda Indonesia Buka Akses Perjalanan, Perkuat Pariwisata

Bulan Malam Ini Terlihat Hampir Penuh, Ini Fase dan Waktu Bulan Purnama Berikutnya

Gerai Ketiga Humble Baker Hadir di Duren Tiga dengan Konsep Lebih Sehat

Aturan Baru Thailand, Wisatawan Asing 'Bermasalah' Bakal Diusir!

Konsisten Jaga Kinerja, BRI Life Sabet Dua Penghargaan Infobank

DPR Usulkan Penerapan AI di Indonesia Dibagi 3 Klaster: Kota, Desa, dan Daerah Tertinggal

Menbud Dorong Pelestarian Gereja Blenduk Semarang sebagai "Living Heritage"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.