Bantaran Hangus Dampak Karhutla Semeru, Danau Ranu Kumbolo Kehilangan Pesona

Sabtu, 29 Agu 2026, 15:23 WIB

LUMAJANG – Kawasan Danau Ranu Kumbolo di jalur pendakian Gunung Semeru dilaporkan turut terdampak karhutla yang meluas di sejumlah titik Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 

Salah satu video yang diunggah oleh akun jejakpendaki Sabtu (29/8), menunjukkan bantaran danau yang selama ini menjadi camping ground para pendaki tersebut, tampak hitam merata dengan hamparan rumput yang hangus karena kebakaran sebelumnya. Sementara tampak di kejauhan latar belakang video itu, asap masih memenuhi kawasan danau. 

Ket. Foto: Akibat kejadian ini, jalur pendakian Gunung Semeru ditutup total dari tanggal 26 Agustus 2026 hingga batas waktu yang belum ditentukan. — Sumber: Istimewa

"Ranu Kumbolo hamparan danau yang tenang, dikelilingi perbukitan hijau, menjadi tempat para pendaki melepas lelah setelah perjalanan panjang. Namun, keindahan itu kini harus berhadapan dengan kobaran api," tulis postingan tersebut. 

"Kebakaran yang melanda kawasan Ranu Kumbolo menyisakan kesedihan bagi banyak orang. Tempat yang selama ini menjadi saksi perjalanan, persahabatan, dan perjuangan para pendaki harus kehilangan sebagian pesonanya."

Hingga hari ini, Sabtu, TNBTS masih melakukan penutupan pada kawasan Ranu Kumbolo dan jalur pendakian Gunung Semeru. 

Kebakaran yang terjadi di kawasan sekitar jalur menuju Ranu Kumbolo membuat ratusan pendaki harus dievakuasi. TNBTS sebelumnya memastikan sebanyak 170 pendaki yang berada di kawasan Ranu Kumbolo telah dievakuasi dan tiba di Ranupani dalam kondisi aman.

Karhutla kemudian dilaporkan meluas ke tujuh titik di kawasan Semeru, yakni Ledok Bedor, Blok Jantur, Blok Ranukembang, Ayak-Ayak, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, dan Puncak Trisula. Luas kawasan yang terdampak kebakaran berdasarkan data sementara TNBTS diperkirakan mencapai sekitar 160 hektare.

Kondisi Ranu Kumbolo juga terdampak asap kebakaran. Laporan pada Jumat (28/8) menyebut kabut asap berwarna kekuningan menyelimuti kawasan tersebut ketika kebakaran masih berlangsung di sekitar jalur pendakian.

Petugas BPBD Lumajang kemudian mengerahkan dua unit trail menuju jalur pendakian Ranu Kumbolo. Tim tersebut melakukan penyisiran untuk memantau titik api sekaligus pergerakan helikopter yang melakukan water bombing.

Penanganan karhutla dilakukan melalui jalur darat dan udara. Dua helikopter bantuan BPBD Jawa Timur dikerahkan untuk melakukan water bombing, terutama ke lokasi yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat.

Sementara itu, petugas di lapangan tetap melakukan pemadaman manual dan membuat sekat api untuk menghambat pergerakan kebakaran.

Hingga Sabtu (29/8), kebakaran masih ditangani di sejumlah lokasi. Ranu Kumbolo menjadi salah satu dari tujuh titik yang masuk dalam pemantauan petugas, sementara penutupan jalur pendakian Gunung Semeru masih diberlakukan.

Dengan kondisi tersebut, kawasan Ranu Kumbolo belum dapat digunakan kembali untuk aktivitas pendakian maupun camping sampai ada keputusan pembukaan dari TNBTS.

"Semoga alam segera pulih, dan semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga, menghormati, dan melindungi alam ketika berada di gunung," tutup akun tersebut. 

  • Kebakaran Gunung Semeru

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Karnaval HUT Ke-81 RI di Babel Makin Meriah, Seribuan UMKM Ikut Ambil Bagian!

14 Personel Sudin Gulkarmat Jaksel Padamkan Kebakaran di Gedung KPK

Kuota Internet Cepat Habis, Ini Dia Biang Keroknya, Bikin Kantong Jebol!

RSCM Siapkan Terobosan Medis, Layanan Sel Punca Jadi Andalan Terapi Regeneratif

Kaltim Genjot SDM Digital! Festival Literasi Resmi Dibuka, Ini Tujuannya

Berakit-rakit Dahulu Menuntut Ilmu di Sekolah Kemudian, Keseharian Pagi Anak-anak Sadang Menuju Tepian Waduk Saguling

Ada Apa Tiba-tiba DPR Desak Imigrasi Evaluasi Pengawasan WNA di Bali?

Huawei Pura 90s Series Resmi Hadir di Indonesia, Segini Harganya!

Kabar Baik untuk Warga NTT! Menhub Pastikan Fasilitas Transportasi Terdampak Gempa Segera Diperbaiki

Soal Kuota Internet, Menkomdigi Terbitkan SE Wajibkan Operator Seluler Patuhi Putusan MK

Pendaftar Membeludak, Warga Lokal Tetap Jadi Prioritas Utama Volunteer MotoGP Mandalika 2026

Program 3 Juta Rumah Bergerak! PP Properti Siap Serah Terima 1.300 Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PMI Kota Tangerang canangkan Bulan Dana Targetkan di Atas Rp1 Miliar

Komisi Organisasi Muktamar NU Bahas Perubahan AD-ART Secara Tertutup

Bikin Penasaran, AD/ART NU Bakal Berubah? Komisi Organisasi Muktamar NU Mulai Bahas Persoalan Serius Ini

Perajin Kriya Payakumbuh Dapat Program Akselerasi dari Kemenekraf Dorong Ekraf Bangkit Pasca Bencana

Tim SAR kembali Temukan Dua Wisatawan di Pantai Karangpapak Garut

Indonesia-Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Pangan dan Energi Terbarukan

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian di Makassar

UMKM Babel Bersiap Naik Kelas! Explore Babel Jadi Ajang Tingkatkan Kapasitas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.