BPBD DKI Jakarta Kerahkan Personel untuk Atasi Banjir di 53 RT

Jumat, 30 Jan 2026, 14:57 WIB

JAKARTA - Sebanyak 53 RT di DKI Jakarta terendam banjir hingga Jumat, 30 Januari 2026 siang. BPBD DKI mencatat genangan dipicu hujan tinggi dan luapan sungai.

Luapan terutama berasal dari Kali Ciliwung dan Kali Angke. Curah hujan tinggi terjadi sejak Rabu, 28 Januari 2026 hingga Kamis (29/1).

Ket. Foto: — Sumber: BPBD DKI

Sejumlah pos pantau sempat berstatus Waspada. Antara lain Bendung Katulampa dan Pintu Air Manggarai.

Dikutip dari @bpbddki, di Jakarta Barat, satu RT terendam di Kedaung Kali Angke. Ketinggian air sekitar 30 sentimeter akibat luapan Kali Mookervaart.

Sementara di Jakarta Selatan tercatat 9  RT terdampak banjir. Ketinggian air mencapai 2,5 meter akibat luapan Kali Ciliwung.

Wilayah terparah berada di Jakarta Timur dengan 41 RT tergenang. Ketinggian banjir dilaporkan mencapai 3,5 meter.

Di Jakarta Utara, dua RT terendam di Kapuk Muara. Banjir setinggi 30 sentimeter akibat luapan Kali Angke.

BPBD mencatat ratusan warga mengungsi ke lokasi aman. Pengungsian tersebar di masjid, sekolah, dan fasilitas umum.

Selain permukiman, tiga ruas jalan turut tergenang banjir. Genangan tertinggi berada di Gang Langgar Rawajati.

Beberapa wilayah dilaporkan mulai surut siang ini. Di antaranya Marunda, Cililitan, dan Tanjung Barat.

BPBD DKI mengerahkan personel gabungan menangani banjir. Petugas melakukan penyedotan dan pemantauan saluran air.

“Kami menargetkan genangan surut secepat mungkin. Tim juga berusaha kebutuhan dasar bagi warga terdampak,” ujar Pusdalops BPBD.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi. Dalam kondisi darurat, warga dapat menghubungi nomor layanan 112 yang beroperasi 24 jam secara gratis. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.