Google Cloud Hadirkan Gemini Enterprise untuk Industri Keuangan dan Hukum
Jumat, 28 Agu 2026, 13:37 WIBJAKARTA â Google Cloud memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan industri melalui peluncuran Gemini Enterprise for Financial Services dan Legal. Kedua solusi tersebut menjadi rangkaian awal platform Gemini Enterprise yang dirancang dengan kapabilitas AI khusus industri, konektor data enterprise, serta integrasi dengan ekosistem mitra.
Platform tersebut ditujukan untuk membantu organisasi menerapkan alur kerja berbasis agentic AI dengan memperhatikan aspek keamanan, tata kelola, dan kepatuhan yang dibutuhkan perusahaan.
Gemini Enterprise dirancang untuk menghadirkan kemampuan AI Google kepada para profesional dengan menyesuaikan teknologi tersebut terhadap kebutuhan dan pola kerja masing-masing industri. Setiap solusi industri dilengkapi kapabilitas AI yang dirancang khusus mencakup agen AI, skills khusus untuk menyederhanakan alur kerja, konektor data, serta optimasi model untuk kebutuhan industri.
Google Cloud menyatakan solusi tersebut dibangun di atas infrastruktur Google Cloud dan platform Gemini Enterprise. Arsitekturnya mencakup fitur keamanan, tata kelola, kepatuhan, serta pengelolaan biaya yang ditujukan untuk lingkungan perusahaan.
Data pelanggan, aturan bisnis, kekayaan intelektual, agen yang dikembangkan secara khusus, dan keluaran model tetap berada dalam lingkungan privat organisasi. Platform ini juga mengintegrasikan pengelolaan risiko, audit logging, dan tata kelola ke dalam arsitekturnya. Pendekatan full-stack Google Cloudâmulai dari infrastruktur, model AI, hingga lapisan aplikasiâditujukan untuk membantu perusahaan mengoptimalkan performa dan biaya sekaligus memaksimalkan pemanfaatan investasi AI.
Fokus pada Sektor Keuangan
Untuk sektor layanan keuangan, Google Cloud menghadirkan Gemini Enterprise for Financial Services. Solusi ini ditujukan untuk membantu institusi menghadapi kebutuhan analisis data dan pengambilan keputusan yang membutuhkan kecepatan, akurasi, keamanan, dan keterlacakan data.
Google Cloud menilai perangkat AI generik belum tentu mampu memenuhi kebutuhan institusi yang beroperasi di sektor dengan regulasi ketat. Proses pelaporan manual juga dapat menyita waktu analis karena sebagian besar waktu digunakan untuk mengumpulkan dan mengolah data.
Kondisi tersebut menjadi semakin penting seiring meningkatnya penggunaan agentic AI dalam berbagai proses bisnis. Institusi keuangan dituntut mampu memanfaatkan teknologi untuk mendukung aktivitas seperti pitching, penetapan harga, analisis portofolio, hingga merespons perubahan pasar.
CEO Google Cloud, Thomas Kurian, mengatakan bahwa profesional di sektor keuangan membutuhkan platform AI yang dapat terhubung dengan sistem teknologi informasi yang sudah digunakan, tanpa harus bergantung pada satu model atau ekosistem.
âPara profesional di sektor keuangan membutuhkan platform AI yang tidak mengharuskan mereka bergantung pada satu model atau ekosistem tertentu, dapat terhubung dengan sistem IT yang mereka gunakan sehari-hari, serta memiliki tingkat keamanan dan kepatuhan yang tinggi,â ujar Thomas dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, Gemini Enterprise for Financial Services menggabungkan kapabilitas agentic AI dengan kemampuan untuk menjelaskan dan memverifikasi data sehingga dapat digunakan dalam berbagai workflow keuangan.
Financial Research Agent
Salah satu komponen utama Gemini Enterprise for Financial Services adalah Financial Research Agent. Agen yang dikelola Google tersebut dirancang untuk mengotomatisasi proses riset keuangan sekaligus memberikan penjelasan terhadap hasil yang didapatkan.
Agen ini dibangun dengan lebih dari 50 foundational skills. Transparansi prosesnya didukung confidence scores, metodologi yang jelas, data snapshots untuk kebutuhan audit, serta kutipan sumber yang memungkinkan hasil untuk diverifikasi.
Financial Research Agent dapat diakses melalui aplikasi Gemini Enterprise. Agen tersebut juga dapat diintegrasikan ke dalam workflow agen yang sudah dimiliki pelanggan melalui API Agent-to-Agent (A2A). Selain itu, agen dapat terhubung dengan sumber data enterprise melalui integrasi Model Context Protocol (MCP). Konektivitas tersebut memungkinkan pengguna menghasilkan laporan dan dokumen yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Skills dan Konektor Data
Google Cloud juga menyediakan financial skills yang dirancang untuk membantu menangani tugas-tugas berulang, seperti mendukung penerapan panduan merek, pemformatan laporan, hingga akses terhadap data tertentu. Skills tersebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk penilaian risiko kredit, pemantauan portofolio, peringkasan berita pasar, dan riset keuangan investigatif.
Selain itu, Gemini Enterprise for Financial Services menyediakan 13 integrasi dengan sumber data berlisensi. Integrasi tersebut mencakup CoinDesk Data & Indices, Daloopa, Dun & Bradstreet, FactSet, Finnhub, Fiscal.ai, Guidepoint, LSEG, Moodyâs, MSCI, PitchBook, S&P Global, serta SEC Edgar. Konektor tersebut dapat dikonfigurasi langsung dalam lingkungan pelanggan untuk mendukung akses terhadap berbagai sumber data yang dibutuhkan dalam proses kerja.
Ekosistem Agen Pihak Ketiga
Platform ini juga membuka akses terhadap agen pihak ketiga dari ekosistem mitra Google Cloud. Di antaranya terdapat D&B Business Verification Agent untuk mendukung proses onboarding bisnis dan kepatuhan Know Your Customer (KYC), serta FlowX Agents yang ditujukan untuk pemeriksaan kelengkapan loan pack, ekstraksi, dan rekonsiliasi dokumen pasar modal.
Selanjutnya, Obin Financial Agent hadir untuk membantu tim private markets dan commercial lending mempercepat analisis keuangan yang kompleks. Sementara itu, S&P Global Data Retrieval Agent mendukung analisis multi-step, pembuatan laporan, dan riset, sedangkan S&P Global Energy Horizons Agents mengolah data energi dan keberlanjutan untuk menghasilkan insight bagi sektor keuangan.
Telah Digunakan Institusi Keuangan
Google Cloud menyebut Gemini Enterprise for Financial Services telah digunakan oleh sejumlah institusi keuangan global, termasuk CME Group dan Deutsche Bank, di mana Deutsche Bank menjadi salah satu design partner untuk Financial Research Agent.
Pengembangan tersebut melanjutkan penggunaan Gemini Enterprise di sejumlah institusi keuangan lain, seperti BNY, Citi Wealth, Lloyds Banking Group, Macquarie Bank, dan Signal Iduna. Institusi-institusi tersebut menggunakan Gemini Enterprise untuk menyediakan perangkat kerja berbasis agentic AI bagi karyawan demi meningkatkan efisiensi dan mendukung pertumbuhan bisnis.
Untuk saat ini, Gemini Enterprise for Financial Services tersedia secara preview bagi pelanggan Google Cloud di seluruh dunia. Peluncuran solusi khusus industri tersebut menjadi bagian dari strategi Google Cloud untuk memperluas penggunaan AI enterprise dengan menggabungkan kemampuan model AI, data organisasi, aplikasi, serta sistem tata kelola dalam satu lingkungan yang terintegrasi.
- Industri Keuangan
- Teknologi AI
- Google Cloud
- digitalisasi
- teknologi finansial (tekfin)
- Gemini AI
- AI enterprise
- cloud computing
- Agentic AI
- keamanan data
- Artificial Intelligence
- Transformasi Digital
- tata kelola AI
- Gemini Enterprise
- Financial Services
- Data Enterprise
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Hypernet Technologies Perluas Layanan ke Segmen UKM melalui Whooz
-
Kabar Baik! Mentan Amran Gandeng Unesa Hadirkan Benih Kedelai Unggul Berhasil Tinggi.
-
Kemkomdigi Buka Diskusi Industri Bahas Tata Kelola Hak Cipta di Era AI
-
CIMB Niaga dan Ajaib Kolaborasi Integrasikan Layanan Perbankan dan Investasi
-
Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.