Tak Perlu Beli Koloni Baru! Begini Cara Memperbanyak Lebah Madu Tetragonula

Kamis, 27 Agu 2026, 07:49 WIB

MAKASSAR - Guru Besar Bidang Ilmu Serangga Hutan-Lebah Madu Fakultas Kehutanan Unhas Prof Dr Budiaman mengatakan lebah madu Tetragonulla biroi dapat diperbanyak secara massal dengan teknik pembelahan koloni dengan metode pembelahan koloni dengan ratu dan tanpa ratu.

Prof Budiaman dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan hasil penelitiannya terhadap perkembangan lebah madu Tetragonulla di Kampung Rimba Fakultas Kehutanan Unhas membuatnya berhasil meraih gelar Guru Besar Ilmu Serangga Hutan-Lebah Madu.

Ket. Foto: Guru Besar Bidang Ilmu Serangga Hutan-Lebah Madu Fakultas Kehutanan Unhas Prof Dr Budiaman menyampaikan pidato pengukuhan Guru Besar di Unhas Tamalanrea, Makassar. — Sumber: Antara foto/HO-Unhas

Ia menjelaskan, beberapa spesies lebah dikelola secara luas, termasuk lebah madu Eropa, lebah madu Asia dan beberapa lebah stingless bees, lebah soliter yang dapat membantu penyerbukan bagi tanaman.

Di Indonesia sendiri, terdapat 80.000 ton madu per tahun, di mana sebesar 70 persen dari madu hutan dan 30 persen madu ternak.

Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa budi daya lebah madu dapat direkayasa untuk produksi berbagai jenis madu dari aneka buah-buahan yang dibuat formulasi sebagai jus buah pada lebah madu ternak metode cepat untuk produksi madu sari buah mengkudu dengan menggunakan lebah Apis mellifera.

Sementara itu, hasil penelitian pada kawasan industri Makassar menunjukkan bahwa budi daya lebah stingless bees dan produk madu yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bioindicator pencemaran lingkungan perkotaan.

Untuk optimalisasi produksi madu dan propolis Tetragonula biroi, telah ditemukan prototype peti bentuk vertical yang terbaik pada lebah stingless bees.

Serangga lebah madu dalam alam yang wilayahnya iklim tropis termasuk Indonesia, merupakan habitat dan surga bagi kehidupan lebah madu dan tumbuhnya berbagai industri biologi terkait, telah terbukti berperan sangat penting dalam pembangunan bangsa. Unhas bisa hadir sebagai pusat riset dan pengembangan lebah madu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.