Timor Leste Kepincut Sistem Pensiun ASN Indonesia, TASPEN Jadi Tempat Belajar

Kamis, 27 Agu 2026, 07:43 WIB

JAKARTA - PT TASPEN (Persero) menjadi rujukan bagi Timor Leste dalam mempelajari pengelolaan pembayaran dan manfaat pensiun aparatur sipil negara (ASN), termasuk transformasi digital, reformasi sistem pensiun, dan peningkatan kualitas layanan.

Corporate Secretary TASPEN Henra mengatakan pihaknya terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun ASN.

Ket. Foto: Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim (kiri) menyambut kedatangan Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste, Jorge Paiva Araújo (kanan) dan tim untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pembayaran dan manfaat pensiun ASN di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, Senin (24/8). — Sumber: Antara foto/HO TASPEN

“TASPEN sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun ASN. Kunjungan ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dan pembelajaran mengenai pengelolaan pensiun,” kata Henra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Kunjungan tersebut dilakukan Commissioner of the Civil Service Commission Timor Leste, Jorge Paiva Araújo, beserta tim ke Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, yang disambut oleh Direktur Perencanaan dan Aktuaria TASPEN, Ibnu Hasyim.

Pengalaman TASPEN dalam menghadirkan layanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dapat menjadi referensi bagi Timor-Leste dalam mengembangkan layanan pensiun yang sesuai dengan kebutuhan ASN dan pensiunan.

Pertukaran pengetahuan tersebut melanjutkan pengalaman TASPEN dalam membangun jejaring pengelolaan jaminan sosial di tingkat regional. TASPEN sebelumnya dipercaya menjadi Ketua pertama Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) dan menjadi tuan rumah Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2023 di Jakarta.

Selain itu, sejumlah lembaga pengelola dana pensiun dari kawasan Asia juga pernah berkunjung ke TASPEN untuk mempelajari praktik pengelolaan jaminan sosial, antara lain Government Employees Pension Service (GEPS) Korea Selatan, Kumpulan Wang Persaraan Diperbadankan (KWAP) Malaysia, Tabung Amanah Pekerja (TAP) Brunei Darussalam, dan National Social Assistance Fund (NSAF) Kamboja.

Pengalaman tersebut sejalan dengan upaya TASPEN meningkatkan kualitas layanan kepada peserta. Hal itu tercermin dari Customer Satisfaction Index (CSI) 2025 yang mencapai 98,7 dan berada dalam kategori “Sangat Puas”.

TASPEN menyatakan pertukaran pengalaman dengan Civil Service Commission Timor-Leste diharapkan dapat memperkuat kerja sama antarlembaga dalam membangun sistem pensiun yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kerja sama tersebut sekaligus memperkuat posisi TASPEN sebagai Center of Excellence dalam pengelolaan jaminan sosial ASN dan Pejabat Negara, khususnya melalui pengembangan layanan berbasis transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Marcellus Widiarto

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.