Jadwal Laga Persija Vs Persib di GBK, I.League Dapat Lampu Hijau Izin Resmi Segera Terbit

Rabu, 26 Agu 2026, 22:17 WIB

JAKARTA - Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengungkapkan laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung dalam pekan kedua Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 12 September akan segera mendapatkan izin dari kepolisian.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta Selatan, Rabu (26/8), Ferry mengatakan laga bertajuk "El Clasico Indonesia" ini secara lisan sudah mendapatkan izin dari kepolisan dan pengelola GBK. Namun, kata dia, pihaknya saat ini masih menunggu persetujuan resminya.

Ket. Foto: Direktur Utama I.League Ferry Paulus pada acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta Selatan, Rabu (26/8). — Sumber: ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

"Kemarin secara lisan memang sudah disampaikan dalam waktu dekat ini akan langsung diterbitkan izinnya," kata Ferry.

Menurut Ferry, penempatan laga Persija melawan Persib pada awal musim juga dilakukan dengan sejumlah pertimbangan.

Salah satunya untuk memberi waktu lebih panjang dalam pengurusan izin pertandingan, termasuk memastikan kesiapan penggunaan SUGBK sebagai kandang Macan Kemayoran.

"Jadwal sendiri sengaja kita tarik ke depan, Persija lawan Persib, supaya Persija sendiri GBK-nya bisa, kemudian izinnya harusnya karena masih di depan, masa sih ditolak? Nah itu sebenarnya keinginan kita itu dasarnya," ucap Ferry.

Meski secara lisan telah mendapat lampu hijau, I.League masih mencermati perkembangan situasi keamanan terkini.

Hal itu berkaitan dengan adanya sejumlah rencana aksi demonstrasi di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir, salah satunya rencana aksi warga Pati yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Kamis (27/8).

"Nah secara lisan artinya memang sudah disetujui, tapi mudah-mudahan ini tidak menjadi 'backfire' karena proses daripada demo-demo yang konon kabarnya mulai besok ya. Doa saja," tutup saja.

"Suporter Away"

Dikesempatan yang sama, operator kompetisi sepak bola Indonesia I.League memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi pada setiap laga terkait kehadiran suporter away atau tim tamu untuk kompetisi musim 2026/27.

Musim ini akan menjadi musim pertama suporter tim tamu kembali bisa hadir, setelah kehadiran suporter tandang dilarang sejak adanya Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

"Tentunya day by day, pertandingan per pertandingan kita pasti akan melakukan evaluasi. Tetapi evaluasi itu lebih kepada 'reinforcement' atau katakanlah penyegaran, pendampingan, dan asistensi saja. Karena sejatinya hukuman itu bukan ada di kami, hukuman itu adanya di Komdis atau di badan yudisial lainnya," jelas Direktur Utama I.League Ferry Paulus pada acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta Selatan, Rabu.

Pada musim 2026/27, I.League mengizinkan suporter tim tamu hadir dalam kompetisi sepak bola di Indonesia. Namun, pada penerapannya, kehadiran suporter tim tamu tak akan dipukul rata untuk seluruh pertandingan.

Klub-klub yang memiliki sejarah rivalitas tinggi seperti Persib Bandung dengan Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya dengan Arema FC, tetap tak mendapatkan restu soal kehadiran suporter tim tamu.

"Yang masih punya rivalitas tinggi, bukan hanya kita membuat regulasi. Saya punya keyakinan pihak kepolisian juga akan melarang," ujar dia.

Ferry mengatakan kebijakan tersebut telah disepakati dalam RUPS dan disampaikan kepada para pemilik klub, dengan tanggung jawab sepenuhnya diberikan kepada klub.

"Suporter away sudah diizinkan dengan catatan. Yang paling signifikan, tanggung jawab sepenuhnya ada di suporter di bawah pengendalian klub itu sendiri," kata Ferry.

Adapun, menjelaskan alasan kuat mengapa suporter tim tamu kembali dihadirkan, Ferry mengatakan keputusan itu didasarkan pada pengalaman hubungan antarsuporter dalam sejumlah pertandingan sebelumnya yang berlangsung tanpa persoalan.

Ia mencontohkan suporter Persebaya yaitu Bonek Mania yang datang ke Jakarta dan suporter Persija yaitu Jakmania yang berkunjung ke Surabaya.

"Modal itulah yang kita sampaikan ke FIFA dan terutama ke PSSI untuk bisa diberikan izin ini," tutur Ferry.

Kompetisi Super League musim ini akan dibuka dengan pertandingan antara Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC pada 4 September, sementara kompetisi Championship dimulai pada 11 September antara PSIS Semarang melawan PSPS Pekanbaru. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.