Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan
Minggu, 23 Agu 2026, 04:15 WIBJAKARTA - Pemerintah akan mengirim tiga batalyon prajurit dari Jawa ke Kalimantan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah keterbatasan personel di lapangan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Sabtu, mengatakan tambahan sekitar 1.200 prajurit tersebut direncanakan tiba di lokasi pada Sabtu atau paling lambat Minggu (23/8) untuk membantu proses pemadaman karhutla.
âSehingga tadi di dalam rapat koordinasi masih dibutuhkan tambahan, dan rencananya akan ada pengiriman kurang lebih tiga batalyon kembali ya dari apa namanya perbantuan dari Jawa, jumlah kurang lebih mencapai 1.200 prajurit insyaallah sore ini atau paling lambat besok sudah berada di lokasi,â kata Prasetyo.
Prasetyo menjelaskan batalyon yang berada di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan selama ini telah membantu proses pemadaman karhutla. Namun, jumlah personel yang tersedia dinilai masih terbatas sehingga diperlukan tambahan pasukan dari luar Kalimantan.
Penambahan personel tersebut merupakan salah satu keputusan Presiden Prabowo Subianto setelah menerima laporan dan berdiskusi dengan jajaran terkait mengenai kebutuhan untuk memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.
Selain personel, Presiden juga memutuskan penambahan berbagai peralatan untuk mendukung operasi pemadaman, termasuk helikopter untuk water bombing, pompa air, pompa untuk sumur bor, mobil tangki, dan mobil pemadam kebakaran.
âBeberapa hal juga langsung diputuskan oleh Bapak Presiden, penambahan-penambahan peralatan, mulai dari helikopter untuk water bombing, kemudian pompa air, kemudian di sini tadi juga kebutuhan pompa untuk sumur bor, kemudian juga penambahan personel,â kata Prasetyo.
Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo juga meminta pemerintah provinsi dan seluruh jajaran memastikan masyarakat yang terdampak karhutla mendapatkan penanganan dengan sebaik-baiknya.
Presiden, kata dia, turut memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, BNPB, BMKG, relawan, serta unsur lainnya yang bekerja siang dan malam untuk memadamkan karhutla.
Prasetyo menambahkan Presiden juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama dalam kondisi cuaca yang sangat kering.
âTidak bosan edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level yang paling bawah, untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api yang dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua,â kata Prasetyo.
- Kebakaran Hutan
- Bencana Kebakaran
- Karhutla
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Kisah Sial F-117 Nighthawk di Perang Bosnia, Apa Rahasia Serbia Berhasil Tembak Jatuh Pembom Siluman AS?
-
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla
-
Persaingan di LTS Bayangi Pertemuan Asean
-
Gunung Ringgit Probolinggo Dilalap Api, 4,5 Hektare Lahan Hangus
-
Begini Kronologinya, Satu Warga Meninggal Saat Karhutla Melanda Ketapang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.