Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liga Inggris: Arsenal Beri Pelajaran, Coventry Tak Perlu Panik Usai Kalah Telak

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh:

Namun, produktivitas tersebut tidak banyak terlihat ketika berhadapan dengan pertahanan Arsenal. Coventry hampir tidak mendapatkan peluang berarti sepanjang pertandingan, kecuali kesempatan Jack Rudoni pada penghujung laga.

Meski demikian, klub telah menunjukkan keseriusan untuk menghadapi tantangan Premier League. Coventry mengeluarkan sekitar 130 juta pound, atau sekitar 3,15 triliun rupiah untuk memperkuat skuad.

Lampard juga telah memperpanjang kontraknya selama tiga tahun pada akhir musim lalu. Pelatih asal Inggris itu ingin membawa Coventry bermain berani, meski pertandingan pertama menunjukkan bahwa mereka masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan tuntutan Premier League.

Target utama musim ini sederhana: bertahan di kasta tertinggi.

Lampard pun menolak menjadikan kekalahan dari Arsenal sebagai ukuran kemampuan timnya.

"Saya tidak akan menilai para pemain hanya berdasarkan pertandingan malam ini. Kami akan berkembang. Saya tenang. Para pendukung luar biasa dan mereka memahami situasinya," ujar Lampard.

Ia mengingatkan perjalanan panjang Coventry sebagai alasan mengapa kekalahan di laga pembuka tidak seharusnya menghapus optimisme.

"Beberapa tahun lalu klub ini masih berada di League Two, bermain di stadion yang berbeda-beda. Ketika kami datang, posisi kami bahkan berada di urutan ke-17. Kami harus mengambil sisi positif dari kekalahan, meskipun itu sulit," katanya.

Lampard juga memberikan contoh Leeds United yang musim lalu kalah telak 0-5 dalam pertandingan tandang pertamanya setelah promosi, tetapi tetap mampu bertahan di Premier League.

Kekalahan dari Arsenal memang memperlihatkan betapa tinggi gunung yang harus didaki Coventry. Namun, setelah melewati perjalanan yang jauh lebih sulit dalam dua dekade terakhir, satu kekalahan di Emirates tidak seharusnya menjadi alasan untuk kehilangan keyakinan.

Bagi Coventry, ini bukan krisis. Ini pelajaran pertama tentang kehidupan di Premier League.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Rona
Bikin Heboh! Syahrini Kemba...
Ekonomi
Kuota Internet Sering Hangu...
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.