Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.
Minggu, 23 Agu 2026, 02:54 WIBPelni Cabang Ambon, Maluku, membuka dukungan layanan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jaringan transportasi laut yang dimiliki perusahaan.
Kepala Cabang PT Pelni (Persero) Ambon Robbie Ahmansyah, di Ambon, Sabtu, mengatakan jaringan pelayaran Pelni dapat dimanfaatkan untuk mempercepat mobilisasi bantuan ke wilayah kepulauan yang terdampak bencana.
"Kami mendukung penuh langkah perusahaan dalam membantu percepatan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Sebagai perusahaan pelayaran nasional, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan konektivitas laut tetap dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat seperti ini," ujar dia.
Ia mengatakan bantuan warga Ambon dapat disalurkan ke kantor cabang Pelni untuk dikirim secara bertahap. Pasalnya, kata dia, distribusi bantuan melalui jalur laut menjadi salah satu pilihan penting, mengingat karakteristik wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau dan membutuhkan konektivitas antarpulau.
Menurut Robbie, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses pengangkutan bantuan berjalan aman dan tertib dengan tetap memperhatikan keselamatan pelayaran.
"Kami akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses pengangkutan dan distribusi bantuan dapat berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta keandalan operasional pelayaran," katanya.
Sementara itu, saat ini dukungan pengiriman bantuan tersebut telah dilakukan melalui sejumlah kapal penumpang yang melayani rute NTT. Tahap awal pengiriman diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Minggu (16/8) malam menggunakan KM Tidar dengan membawa sekitar 200 koli bantuan kemanusiaan menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere.
Bantuan tersebut tiba di Maumere pada Kamis (20/8) pagi. Muatan bantuan terdiri atas berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana, seperti beras, minyak goreng, popok bayi, biskuit, kebutuhan pokok, dan logistik lainnya.
Dalam pelayaran menuju Maumere, KM Tidar juga mengangkut bantuan dari sejumlah pihak sehingga total bantuan yang tiba di wilayah tersebut mencapai ratusan koli.
Robbie menjelaskan pemanfaatan jaringan pelayaran reguler memungkinkan bantuan dikirim tanpa harus menunggu pengoperasian jalur khusus, sehingga distribusi dapat menyesuaikan jadwal kapal dan pelabuhan singgah yang tersedia.
Selain KM Tidar, Pelni juga menyiapkan sejumlah armada yang melayani wilayah NTT, antara lain KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, KM Wilis, dan KM Awu.
"Pengangkutan bantuan selanjutnya akan disesuaikan dengan jadwal pelayaran reguler serta pelabuhan singgah masing-masing kapal," katanya.
Untuk memastikan kelancaran distribusi, pihaknya pun melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di pelabuhan, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Pelindo, serta pihak operasional pelabuhan sesuai wilayah dan kebutuhan.
Robbie menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya Pelni memanfaatkan konektivitas laut untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah kepulauan yang menghadapi tantangan akses transportasi ketika terjadi bencana.
- pelni ambon
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.