Iran-Oman Lahirkan Peta Rute Pelayaran Baru Jalur Energi Strategis di Selat Hormuz

Selasa, 18 Agu 2026, 16:45 WIB

TEHERAN - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Selasa (18/8) mengatakan bahwa Iran dan Oman telah menyepakati peta rute baru untuk lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah konferensi pers mingguan di Teheran saat menjelaskan perkembangan terbaru negosiasi antara Iran dan Oman mengenai penetapan sebuah rute aman untuk pelayaran melalui selat itu.

Baghaei mengatakan kedua negara seharusnya dijadwalkan untuk menyelesaikan kesepakatan dalam bentuk paket yang terdiri dari peta tersebut dan sebuah pernyataan bersama.

Dia mengaitkan berlarut-larutnya proses itu dengan kompleksitas isu, "jumlah pihak" yang berupaya memengaruhi proses, dan "upaya pihak-pihak tertentu yang berniat buruk."

Baghaei mengatakan Teheran dan Muscat terus melakukan perundingan dengan serius dan bertukar pandangan mengenai teks pernyataan bersama, seraya menambahkan bahwa kedua pihak ingin mengembangkan mekanisme yang mampu melindungi kepentingan mereka, mengatasi kekhawatiran mereka, dan mempertimbangkan hal-hal terkait pelayaran internasional.

Mengomentari nota kesepahaman (MoU) Iran-Amerika Serikat (AS) yang ditandatangani pada 18 Juni, Baghaei mengatakan bahwa berdasarkan kesepakatan tersebut, kedua negara dijadwalkan mengadakan perundingan mengenai isu nuklir Teheran dan pencabutan sanksi dalam jangka waktu 60 hari yang berakhir pada Senin.

Ket. Foto: — Sumber: Pexels

Namun, perundingan itu tidak pernah dimulai, yang menurutnya disebabkan oleh "pelanggaran terang-terangan dan luas" oleh AS terhadap kesepakatan tersebut.

Teheran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Ant

  • Oman
  • selat hormuz
  • persian gulf
  • muscat

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.