Road Trip Kian Populer, Allianz Utama Ungkap Risiko dan Tips Berkendara Jarak Jauh
Senin, 17 Agu 2026, 19:10 WIBJAKARTA â Perjalanan menggunakan mobil pribadi atau road trip semakin menjadi pilihan favorit masyarakat saat menikmati libur panjang. Fleksibilitas dalam menentukan rute, waktu perjalanan, hingga destinasi menjadi alasan utama mobil pribadi banyak diandalkan untuk perjalanan jarak jauh.
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan sekitar 42,78 persen masyarakat Indonesia memilih mobil pribadi untuk berlibur jarak jauh. Namun, meningkatnya intensitas penggunaan kendaraan ini diikuti oleh berbagai risiko, mulai dari kecelakaan hingga gangguan teknis selama perjalanan.
Catatan klaim Allianz Utama Indonesia menunjukkan bahwa risiko kendaraan dapat terjadi dalam berbagai kondisi. Sepanjang semester I-2026, Allianz Utama Indonesia mencatat 1.722 klaim kendaraan dengan total nilai pembayaran mencapai lebih dari Rp17 miliar.
Dari jumlah tersebut, tabrakan dengan kendaraan lain (collision with another vehicle) menjadi penyebab klaim terbanyak dengan 1.046 kasus (60,7 persen). Penyebab terbesar kedua adalah tabrakan dengan properti (collision with other property) sebanyak 556 kasus, disusul benturan (impact) sebanyak 99 kasus.
Data tersebut memperlihatkan bahwa risiko kendaraan tidak hanya mengintai dalam penggunaan sehari-hari, tetapi berpotensi meningkat ketika kendaraan digunakan untuk perjalanan jarak jauh.
Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia, Ignatius Hendrawan, mengingatkan bahwa peningkatan mobilitas saat libur panjang harus diimbangi dengan kesiapan kendaraan dan pengemudi.
âMeningkatnya mobilitas masyarakat pada momen libur panjang tentu menjadi hal yang positif. Namun, semakin jauh kendaraan digunakan dan semakin lama berada di jalan, semakin besar pula potensi risiko yang dihadapi,â ujar Ignatius.
Ia menambahkan, sebagian besar insiden sebenarnya dapat diminimalkan melalui pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat serta penerapan kebiasaan berkendara yang aman.
âBanyak insiden yang sebenarnya dapat diminimalkan melalui persiapan kendaraan yang baik serta kebiasaan berkendara yang lebih aman,â tuturnya.
Kondisi Kendaraan Kerap Terlewat
Menurut Ignatius, masyarakat umumnya sibuk menyiapkan kebutuhan berlibur seperti destinasi, akomodasi, dan rencana aktivitas, tetapi sering kali melewatkan pemeriksaan menyeluruh pada kendaraan.
Padahal, perjalanan jarak jauh memaksa kendaraan bekerja ekstra keras. Kondisi ini menjadi semakin krusial jika rute yang ditempuh memiliki karakteristik menantang, seperti jalan tol panjang, tanjakan, turunan curam, maupun medan berat.
Oleh karena itu, pemeriksaan komponen vital seperti ban, sistem pengereman, mesin, sistem pendingin, hingga kapasitas muatan wajib diperhatikan. Pemilik kendaraan juga harus memahami batas kemampuan kendaraannya agar sesuai dengan rute yang dihadapi.
Sesuaikan Persiapan dengan Karakteristik Rute
Setiap destinasi menyimpan potensi risiko berbeda. Perjalanan menuju wilayah bercurah hujan tinggi menuntut kewaspadaan terhadap genangan air, sedangkan kawasan pegunungan membutuhkan sistem pengereman dan performa mesin yang prima.
Memahami rute terlebih dahulu membantu pengemudi menentukan persiapan kendaraan, memperkirakan lokasi rest area, serta mengantisipasi potensi kendala di jalan.
Kondisi Fisik Pengemudi Sama Pentingnya
Kesiapan kendaraan bukan satu-satunya penentu keselamatan. Kondisi fisik dan mental pengemudi memegang peranan yang tak kalah penting.
Perjalanan yang memakan waktu berjam-jam berisiko memicu kelelahan dan penurunan konsentrasi. Pengemudi disarankan beristirahat cukup sebelum berangkat dan tidak memaksakan diri berkendara saat mengantuk. Memasukkan jadwal istirahat berkala ke dalam rencana perjalanan sangat dianjurkan untuk menjaga fokus selama di jalan.
Siapkan Perlengkapan Darurat
Kendaraan yang sudah diperiksa tetap tidak sepenuhnya bebas dari risiko acak seperti ban bocor, mogok, atau kecelakaan ringan. Oleh karena itu, pengemudi wajib menyiagakan perlengkapan darurat seperti ban cadangan, dongkrak, dan kotak P3K.
Selain itu, menyimpan kontak layanan bantuan darurat sebelum berangkat dapat mempercepat penanganan saat timbul masalah di tengah perjalanan.
Evaluasi Perlindungan Asuransi Kendaraan
Selain fisik kendaraan dan pengemudi, pemilik kendaraan perlu mengevaluasi perlindungan asuransi sebelum melakukan road trip. Memastikan polis tetap aktif serta memahami cakupan manfaat sangat penting untuk menekan dampak finansial jika risiko terjadi.
Allianz Utama melalui produk Allianz MobilKu menawarkan dua pilihan manfaat perlindungan, yaitu comprehensive dan total loss only (TLO).
Perlindungan comprehensive mencakup berbagai kerusakan sesuai ketentuan polis. Sementara itu, perlindungan TLO menanggung kerusakan dengan biaya perbaikan minimal 75 persen dari harga kendaraan, atau kehilangan akibat pencurian. Allianz MobilKu juga dilengkapi layanan pendukung seperti Emergency Road Assistance (ERA) 24/7, klaim digital, dan jaringan bengkel rekanan.
Ignatius menegaskan bahwa perlindungan asuransi merupakan bagian tak terpisahkan dari persiapan road trip.
âRoad trip seharusnya menjadi kesempatan untuk menikmati waktu bersama keluarga, bukan justru menjadi sumber kekhawatir ketika terjadi kendala di perjalanan,â tegas Ignatius.
âSelain memastikan kendaraan dalam kondisi prima, penting bagi pemilik kendaraan untuk memahami risiko yang mungkin dihadapi dan mempersiapkan perlindungan yang sesuai. Dengan begitu, ketika risiko terjadi, dampaknya terhadap perjalanan maupun kondisi finansial dapat diminimalkan,â pungkasnya.
Dengan persiapan kendaraan yang matang, kondisi pengemudi yang prima, pemahaman rute, serta perlindungan yang tepat, perjalanan jarak jauh akan terasa lebih aman dan nyaman. Road trip pun menjadi pengalaman berharga bersama keluarga tanpa bayang-bayang kekhawatiran di sepanjang jalan.
- transportasi
- otomotif
- libur panjang
- Kecelakaan lalu lintas
- Asuransi Kendaraan
- Asuransi Mobil
- Keselamatan Berkendara
- mobil pribadi
- Allianz Utama Indonesia
- Allianz Mobilku
- Emergency Road Assistance
- Road Trip
- Tips Berkendara
- Perjalanan Jarak Jauh
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
RDPU Komisi III DPR bahas kasus pembakaran santri di Lombok
-
Daya Tarik KA Makassar–Parepare Menguat, Kinerja Angkutan Melonjak 25,48 Persen
-
KPK Bongkar Dugaan Gratifikasi di Kemenhub, Sejumlah Kepala Balai Disebut Terlibat.
-
Dorong Budaya Hidup Sehat, Pemkab Bantul Resmikan "Jogging Track" di Lapangan Paseban
-
Sanggar Gianyar Mendukung Tema PKB Lewat Dramatari Penyucian Bumi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.