• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Harrison Ford Kembali Jadi...

Harrison Ford Kembali Jadi Indiana Jones dalam Proyek Terbaru Disney

Minggu, 16 Agu 2026, 17:47 WIB

ANAHEIM — Indiana Jones kembali beraksi, tetapi bukan melalui film baru.

Disney mengumumkan perkembangan terbaru franchise Indiana Jones dalam ajang D23: The Ultimate Disney Fan Event 2026. Atraksi baru di Disney’s Animal Kingdom, Walt Disney World, resmi diberi nama Indiana Jones and the Myth of the Jade Serpent.

Ket. Foto: Ford akan menjadi model langsung untuk figur Audio-Animatronics Indiana Jones dalam atraksi tersebut. — Sumber: Istimewa

Dari Entertainment Weekly, Yang membuat pengumuman ini menarik, Harrison Ford akan menjadi model langsung untuk figur Audio-Animatronics Indiana Jones dalam atraksi tersebut.

Ford menyampaikan pengumuman itu melalui pesan video yang ditayangkan dalam presentasi Disney. Ia mengatakan untuk pertama kalinya wajahnya akan digunakan sebagai wajah Indiana Jones dalam sebuah atraksi Disney.

Ini menjadi kali pertama Disney menggunakan kemiripan fisik Ford untuk menghadirkan Indiana Jones dalam sebuah wahana.

Selama ini, atraksi Indiana Jones yang sudah ada di Disneyland maupun Tokyo DisneySea menampilkan karakter Indy tanpa menggunakan wajah maupun suara Harrison Ford secara langsung.

Petualangan Baru di Dunia Maya

Indiana Jones and the Myth of the Jade Serpent akan menjadi salah satu atraksi utama di kawasan baru Tropical Americas yang sedang dibangun di Disney’s Animal Kingdom.

Kisahnya mengambil latar pada era 1950-an. Indiana Jones akan membawa pengunjung memasuki reruntuhan kuil kuno yang berkaitan dengan peradaban Maya.

Disney mengatakan tim Imagineering bekerja sama dengan arkeolog, antropolog, serta pakar budaya Maya untuk membangun latar dan cerita atraksi tersebut.

Riset juga dilakukan di Honduras, termasuk mempelajari situs Copán, salah satu peninggalan kota penting peradaban Maya yang masih terpelihara.

Cerita atraksi berpusat pada sebuah terowongan misterius di bawah kuil kuno. Menurut legenda lokal, jalur tersebut terhubung dengan dunia bawah Maya.

Di dalamnya terdapat makhluk mitologis bernama Tsukán yang digambarkan sebagai ular raksasa.

Pengunjung kemudian akan ikut terseret dalam petualangan Indiana Jones menuju dunia bawah tersebut.

Disney menjanjikan sejumlah adegan penuh bahaya, termasuk kelelawar raksasa, kalajengking berukuran besar, api, serta tentu saja ular.

Puncak perjalanan adalah pertemuan dengan Tsukán, yang akan diwujudkan melalui Audio-Animatronics berukuran sangat besar.

Disney Parks menyebut figur tersebut akan menjadi salah satu elemen utama atraksi dan dibangun dengan tingkat detail tinggi. Figur Tsukán bahkan sedang dipahat secara manual oleh tim Imagineering.

Wajah Harrison Ford untuk Pertama Kalinya

Keterlibatan Harrison Ford menjadi salah satu kejutan terbesar dalam pengumuman tersebut.

Ford tidak kembali memerankan Indiana Jones dalam film, melainkan menjadi acuan visual bagi animatronik yang akan ditemui pengunjung.

Disney menyebut Ford sebagai model untuk figur Indiana Jones tersebut dan menegaskan bahwa ini merupakan pertama kalinya wajah sang aktor digunakan pada sebuah atraksi Disney di seluruh dunia.

Penggunaan wajah Ford membuat karakter animatronik itu memiliki kemiripan yang lebih dekat dengan Indiana Jones versi film yang selama lebih dari empat dekade diperankan Ford.

Ford terakhir kali mengenakan fedora Indiana Jones dalam film Indiana Jones and the Dial of Destiny, yang dirilis pada 2023 dan diposisikan sebagai petualangan terakhir karakter tersebut yang diperankan Ford.

Karena itu, proyek baru ini memberikan cara berbeda bagi Disney untuk mempertahankan karakter Indiana Jones tanpa harus langsung membuat film baru.

Menggantikan Wahana Dinosaur

Atraksi Indiana Jones tersebut akan dibangun di area bekas Dinoland U.S.A. di Animal Kingdom.

Bangunan yang sebelumnya digunakan untuk wahana Dinosaur akan menjadi lokasi petualangan baru Indiana Jones.

Kawasan tersebut kini ditransformasi menjadi Tropical Americas, sebuah area baru yang mengusung tema budaya dan lingkungan Amerika Tengah serta Selatan.

Selain Indiana Jones, kawasan Tropical Americas juga akan memiliki atraksi yang terinspirasi dari Encanto, restoran, toko, serta sejumlah fasilitas lain.

Disney sebelumnya mengumumkan kawasan baru tersebut sebagai salah satu ekspansi besar Animal Kingdom.

Untuk atraksi Indiana Jones, Disney belum memberikan tanggal pembukaan yang lebih spesifik dalam pengumuman terbaru. Namun proyek Tropical Americas sebelumnya ditargetkan hadir mulai 2027.

Bukan Film Baru, tetapi Indiana Jones Belum Berhenti

Perkembangan terbaru ini menunjukkan bahwa meski Dial of Destiny menjadi film terakhir Indiana Jones bersama Harrison Ford, Disney masih terus mengembangkan franchise tersebut melalui berbagai medium.

Selain atraksi baru di Disney World, Indiana Jones juga baru mendapatkan kelanjutan melalui video game Indiana Jones and the Great Circle.

Lucasfilm Games telah menyiapkan ekspansi baru berjudul The Order of Giants, yang membawa Indiana Jones ke Roma untuk mengungkap misteri kuno. DLC tersebut telah dirilis untuk Xbox Series X|S, PlayStation 5, PC, Game Pass, dan Nintendo Switch 2.

Marvel juga mengumumkan penerbitan ulang komik-komik klasik Indiana Jones era 1980-an dalam dua volume hardcover yang dijadwalkan terbit pada 30 September 2026.

Dengan demikian, Indiana Jones masih memiliki sejumlah proyek baru meski masa Harrison Ford sebagai pemeran utama di layar lebar telah berakhir.

Untuk saat ini, petualangan berikutnya justru akan berlangsung bukan di bioskop, melainkan di Disney’s Animal Kingdom.

Dan untuk pertama kalinya, ketika pengunjung bertemu Indiana Jones di sana, mereka akan melihat wajah Harrison Ford secara langsung dalam bentuk Audio-Animatronics.

  • Disney

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Promo HUT RI ke-81! Tiket Whoosh Jakarta-Karawang Mulai Rp8.800, Ini Cara Dapatnya

Bikin Haru! Ojek Pangkalan, Penjaga Kedai Kopi hingga Damkar Dapat Undangan Upacara HUT RI di Istana

Superman Palangka Raya Ikut Padamkan Kebakaran Lahan Gambut akibat El Niño

MURI Catat Rekor Dunia! Merah Putih Membentang 120 Meter dari Apartemen di Depok

BBTE 2026 Targetkan 200 Buyer dan 100 Seller, Borobudur Jadi Hub Pariwisata Jawa Tengah

Unik! Bendera Merah Putih Bakal Dikibarkan di Akuarium Hiu Ancol Saat HUT RI ke-81

Uji Coba Lawan Persita Jadi Pelajaran Berharga, PSS Sleman Siap Berbenah!

Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.