Tenaga Surya Jadi Andalan Baru Nelayan Manokwari, Penangkapan Ikan Lebih Efisien
Kamis, 13 Agu 2026, 15:35 WIBMANOKWARI - Universitas Muhammadiyah Papua Barat (UMPB) menerapkan teknologi panel surya untuk meningkatkan efisiensi penangkapan ikan pada malam hari oleh kelompok nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Ketua Tim Program Pengabdian Masyarakat UMPB Teguh Santoso di Manokwari, Kamis, mengatakan pemanfaatan energi surya menjadi salah satu solusi dalam mendukung aktivitas penangkapan ikan yang lebih maksimal.
"Selama ini nelayan hanya mengandalkan aki berkapasitas terbatas sebagai sumber listrik untuk penerangan saat melaut pada malam hari," ujarnya.
Menurut dia, keterbatasan daya aki membuat nelayan harus kembali ke daratan untuk mengisi ulang baterai, sehingga mengurangi waktu penangkapan sekaligus berdampak pada peningkatan penggunaan bahan bakar minyak.
Nelayan kemudian diberikan pelatihan penggunaan komponen pembangkit listrik tenaga surya, meliputi pemasangan panel surya, pengendali pengisian, baterai dan inverter sehingga dapat digunakan saat melaut.
"Nelayan diberi pelatihan memasang panel surya, baterai dan inverter agar energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga untuk penerangan," ucap Santoso.
Selain itu, kata dia, kelompok nelayan juga diberikan pelatihan pemanfaatan teknologi fish finder untuk identifikasi kondisi bawah laut serta lokasi yang berpotensi banyak ikan, sehingga aktivitas penangkapan semakin terarah.
Nelayan yang mengikuti pelatihan terlebih dahulu diberikan kesempatan dalam menentukan lokasi penangkapan berdasarkan pengalaman, arah angin, kondisi laut dan perkiraan keberadaan gerombolan ikan.
"Tim kami berikan pelatihan pemasangan, pengoperasian dan cara membaca informasi yang ditampilkan perangkat fish finder," ujarnya.
Dia menyebut bahwa pelaksanaan program tersebut mendapat dukungan dana hibah pemberdayaan kemitraan masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2026.
"Pemanfaatan teknologi tepat guna menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas masyarakat pesisir," kata Santoso.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Paus Leo XIV Desak Eropa dan AS Berbuat Lebih Banyak untuk Melindungi Imigran Saat Berkunjung ke Lampedusa
-
Belum Balik Nama Kendaraan Masih Bisa Bayar Pajak
-
Gen Z & Milenial Diproyeksikan Jadi Mesin Baru Penggerak Wisata Tematik
-
BRI Jazz Gunung Series 2026 akan Digelar di Jawa Tengah dan Jawa Timur
-
Imbas Konflik Geopolitik, Afrika Selatan Atasi Krisis Dana HIV Tanpa AS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.