Selandia Baru Tertekan Tingginya Lonjakan Minyak Dunia, Harga BBM Melambung!

Senin, 28 Sep 2026, 19:47 WIB

WELLINGTON - Harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar di Selandia Baru diperkirakan tetap menghadapi tekanan pekan ini seiring harga minyak global yang tetap tinggi, kata para analis pasar pada Senin (28/9).

Harga solar di Selandia Baru melonjak ke level tertingginya sejak sekitar Mei lalu, mencapai 3,18 dolar Selandia Baru (1 dolar Selandia Baru = Rp10.155) per liter, menurut data dari situs pemantau bahan bakar Gaspy. Harga tersebut telah meroket hampir 20 persen dalam 28 hari terakhir, menurut laporan Radio New Zealand.

Harga bensin tanpa timbal oktan 91 telah naik lebih dari 15 persen selama sebulan terakhir menjadi 3,44 dolar Selandia Baru per liter, mendekati level 3,5 dolar Selandia Baru yang tercatat pada April lalu, ungkap Gaspy.

"Kondisi ini akan menimbulkan masalah bagi para pengendara maupun Bank Sentral. Harga bahan bakar sulingan dari Singapura masih tinggi, yang tentu tidak menjadi pertanda baik bagi prospek di Selandia Baru dalam beberapa bulan mendatang," jelas Kiwibank dalam sebuah pembaruan pasar.

Guncangan pasokan energi ini juga memicu kekhawatiran inflasi, sementara perbedaan suku bunga dan melemahnya dolar Selandia Baru dapat memperparah dampak kenaikan harga bensin, kata Kiwibank. Ant/Xinhua

Ket. Foto: Orang-orang mengisi bahan bakar mobil mereka di sebuah SPBU di Auckland, Selandia Baru, 30 Juni 2023. — Sumber: ANTARA/Xinhua/Zhao Gang

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.