Investor Masih “Wait and See”, 12 Agustus 2026

Rabu, 12 Agu 2026, 08:35 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ber­potensi menguat di tengah pekan, tetapi ruang kenaikannya masih dibayangi sikap wait and see investor. Pasar menanti hasil tinjauan rebalancing MSCI pada Agustus yang da­pat memengaruhi arus dana asing, sekaligus mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan sebagai petunjuk arah kebijakan The Fed.

Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG dalam perda­gangan, Rabu (12/8), bergerak rebound terbatas dengan support 6.246 dan resistance 6.275.

Ket. Foto: — Sumber: istimewa

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (11/8) sore, ditutup melemah 97,49 poin atau 1,53 persen ke posisi 6.267,88 seiring pelaku pasar bersikap wait and see tinjauan MSCI Inc. terhadap saham-saham global termasuk Indonesia periode Agustus 2026. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,34 poin atau 1,32 persen ke posisi 625,79.

“Pelaku pasar tampaknya cenderung menantikan tin­juan rebalancing MSCI bulan Agustus yang dijadwalkan pada 12 Agustus 2026,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilia­nus Nico Demus dalam kajiannya di Jakarta.

Dari dalam negeri, pelaku pasar berharap langkah yang dilakukan oleh regulator dalam reformasi pasar modal do­mestik memberikan peluang bagi MSCI untuk segera men­cabut status pembekuan (freeze) saham Indonesia dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026. MSCI dijadwalkan meng­umumkan tinjauan indeks pada 12 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 waktu Central European Summer Time (CEST), atau 13 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Muchamad Ismail

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.