Rybakina Melaju, Andreeva Tersingkir di Toronto Masters

Minggu, 09 Agu 2026, 00:15 WIB

TORONTO – Juara Australian Open Elena Rybakina melanjutkan langkahnya ke babak 16 besar WTA Toronto Masters. Di sisi lain, juara Prancis Open Mirra Andreeva harus mengakhiri kiprahnya setelah dikalahkan petenis tuan rumah Leylah Fernandez, Sabtu (8/8).

Rybakina yang menjadi unggulan kedua turnamen tampil meyakinkan ketika menundukkan petenis Amerika Serikat Ann Li, unggulan ke-28, dengan skor 6-2, 7-5 dalam waktu 90 menit.

Ket. Foto: Elena Rybakina. — Sumber: WTA

Petenis Kazakhstan itu memanfaatkan lima dari enam peluang break point yang didapatnya, sekaligus menggagalkan dua dari empat kesempatan break milik Li.

Rybakina, yang juga merupakan juara Wimbledon 2022, selanjutnya akan menghadapi petenis Rusia Liudmila Samsonova di babak 16 besar.

Samsonova lolos setelah melewati pertarungan sengit melawan petenis Australia Maya Joint. Ia menang 7-5, 6-7 (3-7), 6-2.

Pertemuan Rybakina dan Samsonova dipastikan menarik. Samsonova masih unggul dalam rekor pertemuan dengan catatan 4-2, tetapi Rybakina memenangi dua pertemuan terakhir mereka di ajang WTA. Pertemuan terbaru terjadi pada final Strasbourg tahun lalu yang dimenangi Rybakina.

Fernandez Putus Rekor Buruk Lawan Top 10

Kejutan terbesar datang dari Fernandez. Petenis Kanada yang menjadi unggulan ke-30 itu tampil dominan saat menyingkirkan Andreeva yang merupakan unggulan kelima sekaligus petenis nomor lima dunia.

Fernandez menang 6-1, 6-4 dalam 80 menit. Kemenangan tersebut mengakhiri catatan buruknya setelah tujuh kekalahan beruntun menghadapi petenis yang masuk 10 besar dunia.

Terakhir kali Fernandez mengalahkan pemain peringkat empat besar terjadi ketika ia menundukkan Jessica Pegula dalam perjalanan menuju gelar WTA Washington tahun lalu.

“Kuncinya adalah tetap positif, tetap kuat, dan terus bersabar. Dia tidak akan memberikan bola-bola mudah,” ujar Fernandez.

Petenis kidal berusia 23 tahun itu tampil efektif melalui servis pertamanya. Ia memenangi 24 dari 27 poin melalui servis pertama dan mengamankan 17 dari 23 poin ketika menghadapi servis kedua Andreeva.

Sebaliknya, Andreeva kesulitan menjaga konsistensi. Petenis Rusia berusia 19 tahun itu melakukan 34 unforced error, hampir dua kali lipat dari 17 winner yang dibuatnya.

“Saya sudah bekerja keras. Saya tahu secara fisik saya kuat. Saya tahu bisa bertahan dalam reli panjang dan pertandingan panjang,” kata Fernandez.

“Jadi, kalau saya harus memukul 100 bola untuk mendapatkan poin dan mematahkan pertahanannya, ya, saya akan melakukannya.”

Fernandez selanjutnya menghadapi tantangan berat dari juara Grand Slam empat kali, Naomi Osaka.

Osaka, unggulan ke-11 asal Jepang, melaju setelah menang telak atas unggulan ke-20 asal Belgia, Elise Mertens, dengan skor 6-1, 6-2 dalam 71 menit.

Mantan petenis nomor satu dunia itu melepaskan tujuh ace dan memanfaatkan empat dari delapan peluang break. Osaka juga mampu menggagalkan seluruh tiga kesempatan break yang dimiliki Mertens.

Pertemuan Fernandez dan Osaka memiliki sejarah menarik. Keduanya berbagi rekor kemenangan 1-1 dalam dua pertemuan sebelumnya.

Fernandez mengalahkan Osaka pada putaran ketiga US Open 2021 dalam perjalanan menuju final. Osaka membalas kekalahan tersebut ketika keduanya bertemu di Wuhan tahun lalu.

“Ini sulit karena dia pemain kidal. Tidak banyak pemain kidal dalam tur, jadi saya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri,” kata Osaka.

“Dia memiliki sikap yang sangat bagus. Saya belum pernah melihatnya menyerah. Dia selalu terus berjuang dan saya sangat menghargai hal itu.”

Unggulan keempat Coco Gauff juga memastikan tempat di babak 16 besar setelah mengalahkan petenis Yunani Maria Sakkari 6-1, 6-4 dalam 76 menit.

Gauff sempat memimpin 5-1 pada set kedua sebelum Sakkari bangkit dan mendekat. Namun, juara Grand Slam dua kali itu mampu mengendalikan situasi dan memenangi lima dari enam poin terakhir untuk memastikan kemenangan.

“Saya senang dengan cara saya bermain. Maria adalah lawan yang tangguh,” ujar Gauff.

“Level permainannya meningkat menjelang akhir set kedua, tetapi saya senang bisa menutup pertandingan. Gim terakhir benar-benar menjadi ujian besar bagi saya.”

Gauff berikutnya akan menghadapi petenis Rusia berusia 19 tahun Alina Korneeva. Korneeva melaju setelah menundukkan unggulan ke-13 asal Amerika Serikat, Iva Jovic, 6-3, 6-4.

Sementara itu, petenis Filipina Alexandra Eala melanjutkan momentum positif setelah meraih gelar WTA pertamanya di Washington pada Senin.

Eala, petenis kidal berusia 21 tahun, harus bekerja keras sebelum menundukkan Caty McNally dari Amerika Serikat 6-3, 5-7, 6-4 dalam pertandingan yang berlangsung selama dua jam 39 menit.

Eala sempat mendapat perawatan pada pergelangan kaki kanannya ketika memimpin 3-2 pada set kedua. Setelah itu, ia kehilangan servis dan pertandingan harus dilanjutkan ke set penentuan sebelum akhirnya Eala memastikan kemenangan.

Petenis peringkat 20 dunia itu selanjutnya menghadapi unggulan ke-12 asal Swiss, Belinda Bencic.

Bencic juga harus melalui pertandingan panjang sebelum menyingkirkan Taylor Townsend dari Amerika Serikat 6-7 (5-7), 7-6 (7-4), 6-4 dalam pertarungan selama tiga jam 24 menit.

Dengan sejumlah unggulan masih bertahan, persaingan menuju gelar Toronto Masters semakin ketat. Rybakina, Gauff, Osaka, Fernandez, Eala, dan Bencic kini bersiap menghadapi babak berikutnya dengan tiket perempat final mulai diperebutkan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.